10.05.2009

Satu Lilin Dua Cerita


Lilin itu ya lilin.. dulu warnya cuma putih, cuma sekarang sudah banyak macam seperti warna pelangi, ada sumbu nya diujung, kalo dibakar meleleh, fungsinya jadi penerang waktu gelap sama seperti petromak yang sering dipakai abang-abang penjual nasi goreng di gelap remang2 tepian jalan raya.. MySpace

Assalamualaikum kawan2 and dear all.. sekarang lagi musim mati lampu di Jakarta, untung ada lilin.. kasian kl gt ya tukang ngepet pesugihan MySpace bakal beradu cepat dengan penduduk Jakarta buat dapatkan stok lilin, termasuk saya..hihihhi

Lilin kadang saya kalo liat benda ini langsung teringat pada dua hal, hal pertama buku catatan OSPEK adik kelas saya dan kedua adalah tentang ucapan kawan saya waktu tentang pengorbanannya waktu dia sedang kesal dengan kawannya..

Sekitar dua tahun lalu kalo gak salah, saya maen ke rumah kos adek kelas saya dulu pas di SMA (hahahaha selisih 4 tahun dibawah saya.. da jauh nian ah :P) saya numpang istirahat di kamarnya,sementara dia sibuk maen PS diruang depan, akhirnya saya masuk kekamar dia dan biasanya untuk mempercepat tidur saya, saya baca buku sambil rebahan dan seperti biasanya dalam 5-7 menit, gantian malah buku yang baca saya ketiduran MySpace jadinya saya ambil salah satu buku diatas mejanya dan tiba2 saya keambil buku catatan OSPEK nya dia, yaa.. semacam kayak buku tugas gitulah.. saya bulak balik isinya dan ketemu tugas menulis tentang sebuah pengandaian, soalnya kira2 gini:

'if you've to choose to be one non-living thing, what would you like to choose and why?'
MySpace

saya bacalah jawaban dia, dan jawaban dia adalah bahwa ia ingin menjadi sebuah lilin, alasannya karena dengan menjadi lilin maka sepanjang hidupnya ia bisa memberi terang pada keluarga dan orang2 sekitarnya, dan kelak jika ia jadi pemimpin maka ia ibarat lilin yang memberi petunjuk jalan terang waktu orang2 yang dipimpinnya bingung kehilangan arah di suatu jalan yang gelap hitam pekat.

ganti scene cerita tiga tahun kemudian, di Sumatera..

Kawan saya suatu malam menemui saya dan mengajak jalan2 keluar..hahahhaha.. boljug (baca: boleh juga) suka saya.. sekalian keluar malam makan diluar sekali2, dan lepas keliling2 kami makan diwarung pinggir jalan,
MySpace lalu kawan saya bercerita tentang pengalamannya ketika ia melakukan banyak hal untuk beberapa kawan nya yang, ceritanya dia berkorban banyak hal lah.. namun ketika ternyata ia telah berkorban terlalu dalam, ia dapati bahwa ia sama sekali tidak diapresiasi kawan2nya itu, akhirnya ia mengibaratkan dirinya bagai lilin yang meleleh, namun merugikan dirinya sendiri, berakhir dan mati dalam gelap.


sekarang...

Nyala lilin sangat berguna untuk mereka yang lagi dalam gelap, karena dengan cahaya lilin itu, seorang anak bisa di pedalaman sana bisa belajar, seorang kakek di perkampungan nelayan jauh disana bisa membenahi jalanya yang robek saat menjala tadi siang.

tapi coba lihat kejadian dua cerita diatas, adik kelas saya, dia ingin menjadi lilin terutama bagi keluarganya, baru kemudian orang2 disekitarnya dan ketika kelak jadi pemimpin maka sesuai tanggung jawabnya ia ingin menjadi lilin yang memberi terang dalam gelap kebingungan orang2 yang dipimpinnya. Hal ini tepat karena ia menerangi dalam gelap yang tepat dan kondisi yang tepat pula, sehingga matipun ia benar2 membawa manfaat dan tidak sia2, paling tidak bagi semua yang peroleh manfaat dr terangnya. MySpace

Nah.. tapi kejadian yang kawan saya ceritakan diatas, membuat saya berpikir, jika lilin menyala dalam gelap yang salah atau terang yang sudah ada, maka lilin itu tidak tepat kondisinya, habis meleleh sia sia jadinya. kasian, memang. sedih, iya. Dan ini bisa terjadi pada siapa saja, saya dan kita semua jika kita tidak mawas diri dan hanyut dalam situasi, namun jika memang itu sudah terjadi yaaa... ikhlaskan saja, tidak ada yang sia2 lah, apalagi kl emang niat awal kita tulus, insyaALLAH diberi dengan yang lebih baek lahh, amin... dan setidak2nya hidup harus terus berjalan dan didepan sana banyak orang menunggu untuk mendapat kan cahaya kita, ibaratnya diri ini adalah lilin dan mereka adalah gelap yang pantas diterangi sehingga lengkap dan tepat guna.

Wassalamualaikum

P.S:
-----
gambat diambil dari http://farm4.static.flickr.com/3256/3219596833_ac48200f8c.jpg

8 komentar:

  • jizu says:
    5 October 2009 at 23:32

    kalo dirimu pengin jadi apaan son...?

  • Erikson says:
    6 October 2009 at 05:21

    @jizu: jadi blog aja jizu, supaya bs beguna bagi siapapun yang mau jadi blogger, tp blog yg bs auto filter adult content nya 8-} hhehehehe

  • Fly^Pucino says:
    6 October 2009 at 12:42

    Hmmm... ;))

    Jleb!!! :D :))

  • Erikson says:
    6 October 2009 at 12:47

    @AD: * g ngerti maksudnya Jleb * 8-}

  • Fly^Pucino says:
    6 October 2009 at 13:03

    =))
    biarkan Aq aja yang ngerti...

  • Erikson says:
    6 October 2009 at 13:04

    @AD: hiks... digantungnya rasaingintauku hahaha tunggu pembalasanku di blog mu waktu kau update lagi :D:D:D:D:D

  • bowo.calm says:
    6 October 2009 at 13:24

    lilin lilin putih berilah terangmu
    lilin lilin putih temailah aku
    sepi sendiri di malam ini
    tiada kasih yg menemani

    lilin lilin putih katakan padanya
    lilin lilin putih kumerindukanya

    _lilin lilin putih by evie tamala_

    ^__^v

  • Erikson says:
    6 October 2009 at 15:24

    @bowo: lilinnya ganti lampu teplok aja wo, kira2 evie tamala masih mau nyanyiin gak ya? :p

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.