5.31.2009

7 Tahun di Tibet


Tibet dulunya sebuah negara yang tertinggi, saking tingginya disebut juga atap dunia, sekaligus terisolir dari pergaulan kehidupan dunia internasional, hingga akhirnya ketika pendudukan China berhasil merangkulnya, Tibet menjadi bagian wilayah kekuasaan pemerintahan China daratan, namun demikian kesan khas yan dimunculkan dari kehidupan spiritual orang2 tibet tetap tumbuh sampai sekarang sebagaimana dunia mengenal tokoh spiritual dari Tibet yaitu Dalai Lama. Assalamualaikum kawan2.. liburan kemaren saya sempatkan nonton DVD berjudul 'Seven Years In Tibet'....

yang isinya mengisahkan tentang cerita nyata yang dialami seorang pendaki gunung asal Austria, bernama Heinrich Harrer, yang tertangkap di pegunungan Himalaya di India dalam suatu ekspedisi bersama beberapa orang Jerman yang merupakan bagian dari misi Nazi untuk menancapkan bendera berlambang swastika di puncak Himalaya itu, tertangkapnya mereka dikarenakan kekalahan Jerman dalam perang dunia sehingga misi mereka yang merupakan bagian hegemoni Nazi juga digagalkan musuh2 Jerman termasuk yang ada di India. cerita bermula ketika tahun 1939 Heinrich ikut bergabung dalam ekspedisi yang mempertaruhkan nyawa itu, pada awalnya ia ikut serta sebagai pendaki lepas tanpa ikatan dengan Nazi, karena ia sendiri adalah seorang pendaki bebas asal Austria, saat akan berangkat ia diantar oleh istrinya, Ingrid, yang tengah mengandung anaknya, ia menjanjikan ke istrinya bahwa ia akan segera kembali dalam 4 bulan begitu ekspedisi selesai.

pendakianpun dimulai, Heinrich dan seorang Jerman bernama Peter serta beberapa orang lainnya memulai dengan mengambil rute yang sudah pernah dilalui pendaki2 sebelum mereka, sebuah jalur yang banyak membuat pendakinya pulang hanya dengan nama dan kenangan saja, karena rute itu adalah rute yang setiap saat hujan badai es/salju dan karang2 bisa berjatuhan menggelinding menggilas dan menjerat siapapun yang dilewatinya tanpa ada pertanda atau peringatan apapun. benar saja, beberapa saat kemudian ketika Heinrich mulai mendaki dan berada di posisi paling akhir diantara kawan2nya, ia terjatuh lantaran sepatu gunung yang dikenakannya yang terdiri dari cakram2 yang menancapkan kaki2nya di bongkahan es yang harus ia daki, terjatuh tergelincir menggelinding kebawah dan menghujam kakinya sehingga menimbulkan luka dan menjadi penghambat baginya untuk terus mendaki, namun ia tetap terus melangkah dan meyakinkan kawan2nnya bahwa ia baik2 saja. pada giliran selanjutnya medan yang harus mereka taklukan adalah hamparan bukit karang yang curam, Peter kawannya nyaris terjatuh kalau saja ia tidak ditarik dan ditahan kuat oleh tali yang dipegang Heinrich, melihat kondisi yang semakin sulit Peter selaku ketua ekspedisi memilih untuk berhenti sejenak, sebuah pilihan yang awalnya dengan keras ditentang Heinrich yang notabene adalah seorang pendaki indie yang tidak mau patuh pada instruksi siapapun, termasuk Peter.

beberapa tenda mereka dirikan diantara hamparan salju dan ditengah cuaca yang dingin dan angin gunung yang menderu2, saat sedang beristirahat malam harinya tiba2 gelondongan salju dan bukit2 es yang ada diatas mereka lengser dan membuat mereka harus dengan segera menyelamatkan diri dan meninggalkan apapun yang tak sempat mereka selamatkan, termasuk perbekalan2 yang ada di dalam tas ransel mereka, siangnya mereka tak ada pilihan lain kecuali meneruskan ekspedisi meskipun dengan bekal dan kondisi yang apa adanya, ketika sedang berjalan mereka bertemu dengan sekelompok orang2 Tibet yang sedang melakukan perjalanan ke kota suci di Negara Tibet bernama Lhasa, mereka memberikan kepada Heinrich poto seorang anak kecil yang merupakan Dalai Lama ke 14, yang menurut mereka dapat menjadi tuah bagi Heinrich dkk dalam mendaki agar terhindar dari musibah, meski awalnya meragukan, ia pun mengambilnya dan disimpannya di saku jaketnya, kembali ia meneruskan perjalanan dan saat itulah mereka tiba2 ditangkap Polisi yang berjaga di kawasan pegunungan Asia Selatan, mereka adalah Polisi yang berasal dari negara2 yang tadinya menjadi musuh Jerman dalam perang dunia, mereka mengetahui bahwa misi Heinrich dkk adalah atas nama Nazi, sehingga merekapun tertangkap dan dijebloskan di penjara di India, saat di Penjara di India, Heinrich menyesal mengapa ia memilih ikut mendaki dengan dan atas nama Nazi Jerman, jika saja ia tetap menjadi pendaki Indie, mungkin ia akan tetap bisa meneruskan perjalanan.

Didalam Penjara ia menuliskan penyesalannya dalam catatan hariannya, dan yang ada dalam pikirannya adalah menerka apakah anaknya yang kemungkinan telah lahir itu adalah laki2 atau perempuan, siapa namanya, bagaimana kondisi istrinya dan seperti apa rupanya.akhirnya atas saran Peter, Heinrich menuliskan surat kepada Ingrid istrinya dan mengatakan bahwa ia tetangkap di India dan dipenjara, dan tak lupa pula ia memintanya menyampaikan salam sayang kepada anaknya serta berjanji bahwa ia akan pulang dan kembali menemui mereka yang ia sayangi, beberapa bulan kemudian ia menerima surat balasan dari Ingrid, dan dituliskan bahwa anaknya bernama Rolf Harrer telah lahir dan sehat, namun Ingrid ternyata lebih memilih mengatakan kepada Rolf bahwa ayahnya kandungnya telah hilang di pegunungan Himalaya dan Ingrid pun telah menikah dengan sahabat Heinrich, Horst. membaca surat itu, ia kecewa lebih lagi ketika didalam surat itu dilampirkan permohonan kepada Heinrich untuk menandatangani surat gugatan cerai dari Ingrid, kekecewaan itu membuat Heinrich semakin bersikukuh untuk melarikan diri dari penjara dan menginjakkan kaki ke Puncak Himalaya, setiap kali usaha untuk kabur dari penjara, berkali2 itu pula ia gagal, hingga suatu hari ia mendapat tawaran kerja sama dari Peter untuk melarikan diri dengan cara yang tidak biasa yaitu dengan menyamar sebagai buruh2 kasar India, merubah penampilan mereka, berapakaian ala orang India kebanyakan, menghitamkan kulit mereka sementara Peter berpura2 menjadi seorang sipir penjara yang mengawasi pekerjaan mereka.

cara ini rupanya berhasil, mereka lolos, dan mulai melarikan diri menembus hutan dan semak2 perbatasan India dan Tibet, setelah itu, Heinrich memilih memisahkan diri dari mereka karena memang pada awalnya ia ingin mendaki sebagai seorang Indie bukan sebagai bagian dari suatu hegemoni. dalam perjalanan Heinrich ke Tibet banyak cara yang ia lakukan untuk bertahan dari rasa lapar termasuk mencuri makanan sesaji yang dibuat oleh orang India dalam suatu rumah peribadatan, hingga suatu hari, ketika Heinrich keracunan makanan, tiba2 muncullah Peter kembali dan memberikannya obat, Peter menceritakan bahwa ia mengikuti Heinrich sebetulnya mulai dari ketika beberapa rekan2 yang serute dengan Peter tertangkap di daerah Nepal daat akan ke India bagian selatan, saat itulah Peter memilih mencari Heinrich dan mengikutinya hingga akhirnya mereka bertemu kembali di suatu perbukitan perbatasan Tibet dan India, mereka berdua akhirnya menjadi teman baik, untuk tetap melaju ke pegunungan Himalaya itu artinya mereka berdua harus melintasi Tibet, karena pegunungan Hilamaya adalah perbatasan Tibet dan India, ketika mulai memasuki wilayah Tibet mereka diusir oleh dua orang Tibet yang berjaga2 di perbatasan, Heinrich dan Peter menjelaskan dengan bahasa Tibet yang minim sekali yang sulit dimengerti dua prang itu, bahkan dengan bahasa isarat bahwa mereka hanya masuk untuk meminta makanpun ditolak oleh kedua penjaga itu. akhirnya mereka memilih memasuki Tibet melalui jalur lain dan bersamaan dengan kepindahan Dalai Lama ke 14 yang masih kecil yang akan pindah ke Lhasa, sebuah kota yang dianggap suci oleh orang Tibet. akhirnya setelah menjelaskan dengan bahasa tubuh kepada rombongan itu, mereka diterima dan berhasil masuk sebagai orang asing di kota Lhasa.

di kota Lhasa ini mereka disambut baik oleh seorang penduduk,kemudian mereka berdua diajak makan siang bersama dan tak lama kemudian penduduk itu menceritakan kepada pimpinan kota Lhasa bahwa kota mereka telah dimasuki dua orang asing, Heinrich dan Peter pun akhirnya diminta menghadap pimpinan kota dan mereka menjelaskan bahwa maksud kedatangan mereka hanyalah untuk singgah beristirahat dan meminta makanan pada penduduk setempat dan mereka akhirnya selamat dari hukuman pimpinan kota Lhasa setelah akhirnya Heinrich ingat bahwa didalam saku jaketnya masih tersimpan poto Dalai Lama kecil yang kemudian sebagai tanda penghormatan pimpinan kota Lhasa kepada Dalai Lama itu, mereka diijinkan serta dilayani sebagaimana tamu negara agung. dalam kehidupan sehari2 nya mereka berdua banyak membantu penduduk setempat dan memperkanalkan fungsi suatu alat2 yang belum diketahui, misalnya sepatu ice skating yang tajam digunakan untuk berseluncur diatas es bukan untuk memotong2 sayuran, bahkan suatu ketika Heinrich mengajari seorang penduduk bagaimana caranya bermain ice skating dengan menggunakan sepatu tersebut, keakraban Heinrich dengan penduduk setempat, pengetahuannya yang banyak telah menarik perhatian Dalai lama kecil untuk meminta mengajarinya banyak hal yang ia belum ketahui, sementara Peter telah menikah dengan wanita Tibet yang merupakan satu2nya penjahit pakaian yang ada di Negara itu.

meskipun demikian kecintaan Heinrich pada putranya Rolf tetap tidak hilang, ia bahkan sering mengiriminya surat dalam salah satu suratnya, ia menuliskan :"Rolf anakku, aku adalah laki2 yang tidak kau kenal dan memang belum pernah kau ketahui, ketika banyak orang mengatakan bahwa aku telah hilang di pegunungan di Himalaya, nyatanya aku masih hidup disebuah atap dunia diantara kehidupan gunung salju dan perbukitan es yang diselimuti angin yang mendreru2, sebuah kehidupan yang penuh tantangan untuk ditaklukkan, namun bagi sebagian orang ini hanyalah mimpi buruk yang hanya akan muncul dalam malam yang paling buruk, tetapi tidak bagiku. jika saja aku menggambarkan bagaimana dirimu anakku, aku yakin kau adalah anak yang cerdas dengan rasa ingin tahu yang begitu tinggi, seorang anak laki2 yang berani belajar dari kesalahannya dan mampu bertahan dalam kondisi sesulit apapun, aku tetap menyayangimu, ingin menjumpaimu anakku, dengan penuh kasih sayang, ayahmu Heinrich Harrer" suatu ketika Heinrich menerima balasan surat dari putranya Rolf, yang mengatakan bahwa ia bukanlah ayahnya, dan berhentilah mengiriminya surat. Heinrich kecewa ia tertekan dan akhirnya ia hanya bisa pasrah bahwa semua orang mulai melupakannya, tiba2 dipagi hari Heinrich menerima undangan kehormatan untuk datang menemui Dalai Lama kecil, setelah dijelaskan aturan protokoler kerajaan ia pun diperkenankan masuk dan menemui Dalai Lama, yang rupanya masih kecil berumur belum sampai 15 tahun. dalam perbincangannya dengan Heinrich, Dalai lama kecil itu menceritakan bahwa ia gemar menonton TV dan mengetahui hal2 yang terjadi diluar sana diluar dunianya sendiri, dan ia meminta Heinrich membangunkan rumah TV dimana penduduk bisa menonton bersama, Heinrich pun menyanggupi permintaan Dalai Lama kecil itu.

pada kesempatan lain, Dalai Lama kembali mengundang Heinrich untuk mengajarinya banyak hal mulai dari mengendarai mobil hingga memperkenalkan peta dunia, mereka pun akrab dan diluar pengawasan kerajaan mereka bersikap layaknya teman dekat namun jika didalam istana Heinrich harus menjaga sikap dengan terus menundukkan wajah selama berbicara dengan Dalai Lama keci itu. tak terasa hitungan hari, minggu, bulan dan tahun terus berganti, Heinrich telah menjadi bagian dari kehidupan penduduk kota Lhasa, Tibet.hingga gonjang ganjing isu bahwa pemerintah China ingin menjadikan Tibet sebagai bagian dari wilayah kekuasaanya mulai berhembus, rupanya benar, China yang saat itu dipimpin komunist Mao-Ze thung, ingin merangkul Tibet, semua penduduk Tibet pun menolak dan mengadakan perlawanan, bagi mereka Tibet adalah negara yang mandiri baik dari segi politik maupun Spiritual, peperangan tak terelakkan, dengan persenjataan dan kemampuan berperang yang tidaklah seberapa akhirnya banyak penduduk sipil Tibet yang tewas tertembak atau kena ledakan bom dari tentara China. sementara itu Heinrich berpikir keras untuk bagaimana caranya menyelamatkan Dalai Lama, terlebih setelah terjadi pengkhianatan dari dalam oleh pejabat kota Tibet yang meyerahkan Tibet ke dalam rangkulan China, karena bagaimanapun penduduk Tibet tetap menolak hidup dalam pemerintahan China yang komunis, hingga akhirnya ketika Heinrich mengajak Dalai Lama pergi melarikan diri, Dalai Lama menolak dengan menjelaskan bahwa bagaimanapun juga ia adalah pemimpin bagi seluruh rakyat Tibet dan ia harus ada bagi rakyatnya bagaimanapun kondisi negaranya, dan juga ia meyakinkan Heinrich ia tidak perlu sekhawatir itu tentang dirinya, tugasnya untuk membantu dirinya telah selesai, ia kembali mengingatkan bahwa Dalai Lama kecil iini bukanlah putranya, karena memang Heinrich begitu menyayangi Dalai Lama kecil ini karena teringat akan anaknya di Austria sana. Dalai Lama menyarankan agar ia kembali ke Austria menemui anaknya, tetapi nanti setelah penobatan dirinya telah dilangsungkan, penobatan apakah yang dimaksud??

Tibet kemudian secara politik masuk dalam wilayah kekuasaan China komunis, namun secara spiritual ia diberi otoritas khusus sebagai non komunis namun menjadikan Dalai Lama sebagai pemimpin spiritual mereka hingga sekarang ini, sebagaimana yang dunia internasional ketahui. Heinrich pun kemudian mohon diri dari Dalai Lama dan seluruh penduduk Tibet, tak lupa juga ia diberikan oleh2 kenangan yang akan ia bawa ke Austria, beberapa bulan kemudian ia tiba di Austria dan menjumpai istrinynya Ingrid yang telah menikah dengan sahabat baiknya, Horst. ia hanya ingin menjumpai Rolf putranya, yang pada awalnya menolak untuk ditemui dan akhirnya Heinrich hanya masuk ke dalam kamar Rolf dan membukakan hadiah yang ia bawakan dari Tibet, sebuah hadiah yang ia terima dari Dalai Lama kecil temannya. yang ternyata adalah sebuah kotak mainan yang jika dibuka akan memainkan bunyi2an yang lucu, Heinrich keluar dan mengintip dari pintu bahwa Rolf menikmati hadiah dari nya, itu telah membuat Heinrich bahagia. hingga mereka akhirnya bisa menerima satu sama lain, dan pada suatu kesempatan Heinrich mengajak Rolf mendaki gunung sbagaimanan itulah yang telah menjadi kegemarannya sejak dulu yang mana tau bisa saja ditularkan kepada putarany Rolf Harrer.

Sejauh apapun seseorang pergi, tentu saja ada suatu tempat dimana ia berasal yang disitu banyak tertinggal orang2 yang ia sayangi dan kasihi, orang2 yang sebenarnya juga menyayangi dan mengasihi nya. begitu juga dengan diri kita, ada suatu saatnya nanti kita akan tetap pulang menemui mereka dan menunjukkan cinta kita kepada mereka sekaligus untuk membuktikan bahwa hitungan waktu, bulan dan tahun tidak akan bisa mengikis hubungan yang terjalin karena cinta kepada keluarga.

Wassalamualaikum

Read more »

5.29.2009

Menit Menit Terakhir: 5 Menit!!


kalo kau mau tau arti penting waktu 5 menit itu?tanyakan pada seseorang yang telah terlambat 5 menit menunggu di halte bus sehingga dia ketinggalan bus yang mau ditumpanginya... nah.. sekarang ada lagi tambahannya yaitu tanyakan juga kepada Erikson yang kemaren ikutan test saringan masuk ke suatu kampus kedinasan sebuah departemen... (jadi..jadi.. apa itu arti pentingnya 5 menit itu son??) well.. assalamualaikum kawan2.. setelah lama menunggu akhirnya kemaren saya ikutan test ujian saringan masuk (lagi :P) di kampus kedinasan sebuah departemen, dari pengumuman yang disebarkan semenjak tengah April lalu, sudah karuan dengan jelas bahwa ujiannya itu dua tahap, yaitu tahap pertama dan tahap kedua (ya iyalahhh.. kalo itu semua juga da tau!!!g akan ada tahap ketiga kalo gitu.. :P)..


disebutkan juga bahwa tahap pertama itu terdiri dari dua sesi yaitu sesi 1 dan sesi 2 (duhh kambuh lagi dahh bego nya, kikikiki, y gak akan ada sesi 3 nya lahh!!), untuk sesi 1 itu mulainya dari jam 8 sampe jam 11 siang untuk pelajaran Test Potensi Akademik dan sesi 2 yaitu dari jam 1 sampe jam 3 untuk pelajaran bahasa inggris, nahh... dengan adanya pembagian jadwal yang semacam ini, saya tu dari sejak kapan tau itu sudah senang, karena setiap waktu yang dijatahkan itu memang diperuntukkan untuk satu mata pelajaran ujian doankk.. pas ujian hari Kamisnya itu, Rabu malam saya langsung ninggalin kantor berangkat buat numpang nginep ditempat kakak kelas saya yang udah duluan kuliah disana.. (dimana sonnn??? disana diujung hatinya yang biru di pelupuk matanya yang bening :P) dan secara besoknya ujian, pas kemaren itu jam 11 malem saya sudah tidur, cuma sedikit belajarnya pada malem itu, sengaja biar besoknya bisa lebih segar karena cukup istirahatnya.. dan setiap waktu yang ada selalu dis4s4kan (baca di sempat sempat kan) berdoa, hehehhehe...

besoknya 28 Mei 2008, hari ujiannya dateng juga.. setelah mendengar kabar bahwa Barcelona menang Liga Champion atas Manchester United, hehehe malamnya tidur gak nonton, saya langsung beres2 mandi dan pakai pakaian yang sudah saya simpan dalam tas buat dipake ujian, minyakin rambut pakai gaya dibediriin, dan masuk2in berkas dan alat ujian kedalam tas saya langsung berangkat ke lokasi ujian, sarapan dulu tentunya (sambil ternganga... harga sarapannya murah banget... da lama gak makan semurah itu, maklum ini kan daerah kampus gt deh, hehheeh), pas sampe di lokasi ujian saya langsung cari bangku, rupanya dapat tempat duduknya di pojok kanan depan, dan banyak juga jumpa kawan2 lama yang ikutan tes juga, cerita2 bentar, ngobrol2 dikit kemudian gak lama dari itu ujian dimulai.. bapak pengawasnya masuk...

ujian dimulai, soal dibagikan.. dan semua peserta yang ada diruangan kayaknya masih terpaku pada jadwal yang diumumkan bahwa ujiannya itu dua sesi, dan memang tidak ada penjelasan sebelumnya sama sekali.. oo.. berarti beneran yang bahasa inggrisnya ngerjainnya disesi dua, jadinya saya pas dibagikan soal langsung isi data lengkap dan mulai ngerjain soal, TPA itu soalnya ada 120 soal.. pelan2 saya kerjain mulai dari nomor urut satu, soal2nya menurut saya..susah2.. lebih susah dari tahun lalu yang pernah saya ikuti.. soalnya panjang2.. angka2nya pun gak cantik2 amat, ngitung2nya jadi lama, bacanya pun butuh waktu lebih.. saya juga udah nyiapin beberapa kerta kosong buat bahan oret2an pas ngerjain yang matematikanya, 4 halaman kertas kosong itu penuh ma oret2an itung2an saya jadinya.. yang gak bisa saya lewatin aja gak dikerjain, maklum soalnya sistem minus, salah satu nilainya -1, hening... gak kerasa saya sudah masuk ngerjain soal nomor 108, tiba2... pengawasnya bilang.. 'ya... waktu tinggal 5 menit lagi..!!!'

saya juga masih tenang2 aja karena saya pikir masih ada sesi 2 jam 1 tar buat yang bahasa inggrisnya, terus tiba2 dari belakang ada kawan yang nanya.. 'pak ada sesi dua kan buat yang bahasa inggris' bapak tu jawab:'gak ada semua diselesaikan sampe jam 11 ini' saya pun jadi kaget akhirnya saya protes:'pak.. bukannya itu dijadwal yang diumumkan ke kami itu ujian hari ini itu ada dua sesi, yang bahasa inggris dijadwalnya itu jam 1 pak' kata bapak tu:'gak ada semua dikerjain sampe jam 11' terus kembali saya protes :'lo..pak sebaiknya bapak cek lagi aja pak!!!' bapak tu bilang lagi :'gak ada kami diberi penjelasan kemaren tu, semuanya sekarang dikerjain sampe jam 11' saya pasrah.. TPA baru dikerjain sampai nomor 108, sementara bahasa inggris belum sama sekali dikerjain, dan bahasa inggris itu ada 59 soal, saya langsung tinggalkan TPA nya langnsung beralih ke bahasa inggris, pas saya buka separoh dari soal bahasa inggris itu adalah soal reading, gak mungkin ini bisa selesai dalam 5 menit, baca textnya yang banyak dan lumayan panjang2 aja itu da gak cukup, akhirnya yang bahasa inggrisnya hanya saya kerjain yang grammar dan error recogniziton nya saja, itung2 semua yang saya kerjain bahasa inggrisnya itu cuma 35 nomor, selebihnya yang reading gak sempat saya kerjain (sedih sangat :( )....

singkat kata singkat cerita saya hanya ngerjain kurang lebih 70% soal yang ada.. mau gimana lagi..tapi paling enggak saya mesti bersyukur bahwa meskipun TPA nya sulit saya bisa ngerjain dan meskipun bahasa inggris nya ngerjain di 5 menit terakhir kurang lebih separohnya saya kerjain.. itu aja, kemudian saya sebaiknya nerima aja, tawakkal dan berserah apapun hasilnya nanti :), yang penting sudah ikhtiar selebihnya biar ALLAH.SWT aja yang nentuin, semoga diberi yang terbaik dan tetap sabar dan semangat, amin..

jadi gitulah arti penting 5 menit bagi Erikson kemaren itu, hehehe..
Wassalamualaikum

Read more »

5.27.2009

Bukan Pesawat Bukan Bus Langsung


assalamualaikum kawan2.. sering mudik ke kampung halaman kan?iyaaa... sama saya juga sering, seenggak2nya 1th sex (baca sekali, dimana kali=x, hehehe.. daripada nanti saya dituduh nulis berbau mbokep, mendingan dikasih klarifikasi duluan deh..) yaitu pas mudik lebaran... saat yang dimana2 terminal, bandara ama pelabuhan jadi penuh ma manusia dari banyak penjuru.. nah biasanya saat itu saya baru nyadar bahwa beneran bener bahwa jumlah pendudukan Indonesia sudah sebanyak 200juta lebih.. abis banyak banget manusianya... penampakannya juga beragam, dari yang muka cupu (culun punya) sampe yang tampangnya nakura (nakut2in rakyat)...kau sendiri masuk muka yang mana sonnn????? saya kayaknya masuk ke tipe muka apa ya??? mukee gileee.... kali.... :P.

nahh.. kebetulan dari tengah tahun lalu sampai tahun ini udah sekitar 3 kali mudik ke kampung halaman di Baturaja, dan rupanya banyak kawan2 saya yang kagum dengan sudah beberapa kali nya saya mudik ini.. mereka berpendapat.. makkkkk.... tajir nian Erikson ini.. mudik nya sering nian.. dalam setahun ini udah berapa kali pun.. ckckckkckck... mendengar pendapat ini saya jadi senyum2 sendiri, senyum diantara seneng, (seneng lantaran dibilang tajir..hueheuhee), bangga (lantaran dikira dan jadi kebiasaan rutin mudik kampung naek pesawat, secara pesawat di kampung saya masih jadi alat mewah) dan geli (seandainya mereka tahu naek apa saya sebenarnya kalo berangkat mudik itu..jiakakakakakaka :P) serta kesel (lantaran geram ma orang yang masih juga ngganggep mereke "masih juga belum punya apa2" cuma karena rasa kagum liat kawan yang kebetulan sering mudik dan dikira naek pesawat mudiknya)... nah kalo begitu kali ini saya akan ceritakan sebuah cara mudik yang sering saya pake tiap kali berperjalanan ke kampung halaman, yaitu bukan pesawat bukan kapal, tetapi ber-estafet ria...



mm... kenapa suka sekali dengan cara ini, sebenarnya alasannya klasik sih.. ya suka aja, ga ada yang khusus, cuman lama kelamaan baru nemukan juga sesuatu yang berbeda kalo mudik dengan cara estafet ini, atau ngeteng dalam bahasa sehari2 saya, yaitu keuntungannya adalah 1. murah, 2. gak capek, 3. kita yang pegang sepenuhnya kendali rentang waktu perjalanan, 4.banyak pengalamannya.. ok 1. murah... well, dengan pake cara estafet ini, percaya enggak percaya perjalanan dari Jakarta ke Baturaja hanya memakan biaya sebesar Rp 100.000 coba deh itung Busway- terminal kampung rambutan- pelabuhan merak-nyebrang selat sunda-pelabuhan bakauheuni-stasiun tanjung karang-baturaja, katakanlah dengan masuk makan2 dijalan ya sekitar 150ribuan :), jauh beda kalo naek pesawat terbang atau bis langsung, tapi emang sih..jam perjalannanya jadi lebih lama, ya.. sekitar 14jam perjalana n gitulah, namun kalo dipikir2 kalo saya naek pesawat sudah mahal kemudian dari ibu kota provinsi tempat saya mesti nyambung perjalanan 4-5 jam lagi baru sampe kerumah, ya.. lama juga... nah itulah dia biaya perjalanannya jadi lebih murah.. jadi buat yang ngira saya mudik pake pesawat dengan ongkos yang muahhalll... gitu kejadian yang sebenarnya :)



kedua perjalanan dengan cara ini jatuhnya kita gak capek, kok bisa???? karena kita bisa aja g nerusin langsung perjalanan, tapi malah istirahat dulu di tempat2 umum atau musholla2 di terminal buat sejenak, daripada bokong kiita ampe kaku lantaran berjam2 duduk di bis dalam perjalanan langsungnya nah dari sini juga secara gak sadar kita jadi pengatur bagi rentang waktu perjalanan kita, berapa lama mau istirahat, naek apa lanjutanya dan mau turun dan makan dimana... serta yang gak lebih penting juga adalah kenyataan bahwa sepanjang perjalanan dengan banyak tahap2 dan seri/level gitu dalam setiap babaknya kalo mau jeli banyak sekali pengalaman2 yang bisa didapat entah itu dengan melihat2 atau dengan memberanikan diri mengajak berbicara ke orang lain yang belum kita kenal, kalau saya pribadi bagian yang paling saya sukai itu adalah ketika sudah berada di atas kapal ferry menyebrangi selat sunda, saya suka sekali keluar dari ruang istirahat buat berdiri di dinding kapal yang langsung lepas ke arah lautan besar, yang kalo liat kebawah debur ombaknya... wuaooww... ngeri bikin merinding apalagi kalo pas lagi malam2 bisa lebih merinding lagi lantaran dingin sangat. yaa... rasanya enak aja ngelamun2 (asal bukan ngelamun jorok, hehhee), merenung2 cari ide atau pikiran2, disamping kapal malem2.. sambil ngeliat keatas langit yang rupanya dalam gelap malam baru kelihatan indanya bintang :)... pernah juga pada suatu waktu itu malem waktu didalam kapal saya ngobrol dengan bapak2 yang waktu masih mudanya ada dikota X dia cerita katanya :'kamu itu masih muda.. jangan sia2kan hidup kamu dengan terjebak dalam pergaulan bebas, jaga pergaulan kamu..kalo enggak nanti kamu menyesal.. saya sudah banyak kawan saya yang menyesal bukan main lantaran masuk perangkap pergaulan bebas di kota X itu'

ok... tapi tetap aja kalo yang namanya berpergian itu sesantai2 apapun harus tetap waspada (hehehe... gak mau lagi kejadian di kereta gumarang terulang :P) kalo bisa barang2 berharga tetap dalam genggaman jangan dilepas sekalipun mau tidur, kemudian kalo memasuki daerah2 yang terkenal rawan misalnya daerah terminal Rajabasa (dengan tingkat kriminalitas yang badak jawa pun tahu) kalo dipepet sama calo2 jangan terllalu diladeni, jangan juga terllalu lugu, atau pucet ketakutan, bilang aja sudah dijemput atau langsung aja cuek jalan teruss.... jangan dipedulin sama sekali, bikin aja suasana kayak kita orang yang dah berpengalaman sama daerah itu, sukur bisa bahasa daerah sana dikit2 buat meyakinkan kalo mereka nanya minta dijawab sambil mbentak2!!dan sama dompet yang ditaruh di saku celana tetap selalu dalam keadaan sadar dipastikan bahwa dompetnya masiih tersimpan di celana, dan yang paling penting dari itu semua.. saya berusaha untuk gak lupa berdoa (betul kawan2??? :D)..kemudian kawan2..pilihan berperjalaann dengan cara ini sangat baik dipilih kalo emang kita punya banyak waktu,nahhh.. kalo kita mesti sampai dengan waktu yang cepat ya... ngapain estafet mending buruan beli tiket pesawat, biar urusan cepet kelar... hehehhe...



gitulah kira2 kawan, singkat cerita pengalaman Erikson kalo mudik naek estafet.. moga aja bisa membuka pikiran bahwa estafet gak sesulit yang dikira dan membuka pikiran bahwa Erikson juga gak setajir yang dipikir.. bisa aja uang mudiknya dari hasil urungan dari kawan2nya heeeeeeee...... jadi sekalian saya juga mulai melihat kediri saya sendiri dulu alias jangan mudah silau dengan apa yang terkesankan/dimunculkan dari keseharian orang lain, karena kl saya mudah silau, saya bisa jadi gak punya arah, gak punya pendirian dan gak menikmati dan mensukuri apa yang sudah saya punya... (paling enggak gitulah cara nenek saya menasihati saya,hehehhe :D)

Wassalamualaikum

Read more »

5.25.2009

Kenapa Kamu Bolos Kuliah???


Suatu hari pukul 7malem lebih2 dikit ada percakapan antara saya dan Ibu Emi, pedagang warteg yang ada dideket kos2an saya:
Bu Emi :'Lo... tumben nak erik jam segini dah pulang... gak kuliah emangnya???'
saya :'enggak bu, lagi males... bolos dulu jadinya...'
Bu Emi:'waduuuuhhhhh... kapan selesainya kalo gitu, gak boleh2 males la nak, entar ga lulus2 lo....bla..bla..bla..bla...bla..'
saya :'bu..makan sini aja ya.. paka nasi, pake ikan, pake tempe ama sayur minumnya jeruk anget'
Bu Emi:'oo..iya ya nak, jadi mendingan jangan2 males2 kuliahnya..harus ditargetin tahun berapa lulusnya biar g susah entar2nya'
saya :'iya bu...'
Bu Emi:'kalo anak saya dulu itu, saya kasih target mesti lulus tahun sekian...bla..bla..bla..bla...ba..'
selanjutnya yang terjadi adalah percakapan yang kayaknya bukan lagi sebuah dialog tapi sudah berubah menjadi monolog antara u emi dan bu emi, lantaran saya hanya diem atau paling agresif ngangguk2 menimpali sesekali..

Assalamualaikum kawan2... jadi sebenarnya kemaren hari itu, saya sengaja memang pulang lebih cepat dari biasanya, jam 5 tengteng langsung beres2 pulang, tapi enggak kayak biasanya ke kampus TN di Cawang, tapi malah langsung ke kos2an di daerah Kampung Melayu, dan setibanya disana seperti biasanya saya langsung makan sebentar di warteg bu emi yang rupanya beliau kaget kok saya pulang lebih cepat dan saya salah ngomong alias salah kasih jawaban yang bikin bu emi malah terus2an menasihati saya.. hehhee, tak apalah meskipun saya nya cuma diem aja tapi agak terharu juga ama ini ibu dan makasih juga dan ngasih perhatian gituuuu.. (wew... seneng ya son ya?huehueheue), sebener2nya sih (ah dari tadi sebenar2nya terus ya?) saya tu emang da sejak pekan lalu emang da niatin bahwa dua minggu kedepan sampe tanggal 27 Mei gak akan masuk kuliah, lantaran adalah proyek yang mesti dikerjain malem2 sepulang dr kantor...

wew..waw..wow... proyek???proyek apa sonnn??? da ngerti bisnis kau son???hah..gaya nian kau yaaa!!!

jadi gini sebenarnya (dah dari tadi kok sebenarnya aja ya?) saya tu pengen nya kuliah lagi yang kira2 bisa bikin saya istirahat dulu dari panggung blantika musik Indonesia,abis capek digosipin ya enggak2 terus (looooo???????????? gak nyambung ya?) maksudnya dari kerjaan saya sehari2 hehehehe, maklum saya ngerasanya capek banget sepulang kerja langsung kuliah, sampe dikos kalo masih niat mandi ya mandi kl enggak ya sudah.. langsung tidur... maunya kuliah2 ya kuliah, kerja ya entar kerja lagi kalo udah kelar kuliahnya, gak bareng2an jalannya.. lagipula sebenarnya (tu kan sebenarnya lagi :P) saya tu maunya pas malem2 gitu adalah waktu yang bisa dipake buat belajar, baca2 buku gitu, nah.. berhubung kondisi fisik saya gak sestamina yang para kaum hawa bayangkan (&***&%#$) makanya kalo kuliah sambil kerja ini, nyaris g sempat lagi kalo malam2 buat belajar.. yang ada langsung dininabobokan ma bantal guling..(emang bantal guling bisa nyanyi ya :P)

terus karena tanggal 28 Mei ini bakalan ada tes buat penerimaan untuk kuliah dari kantor yang gak harus sambil kerja, saya mau ikutan, makanya dari itu saya lebih milih gak masuk kuliah malem2 yang saya jalani sekarang ini, supaya ada waktu buat belajar lebih dalem gituuu.. sebenarnya ini kali kedua diri saya ini ikutan tes, tahun lalu saya ikutan tapi tahun lalu belum rejeki, makanya saya gak mau putus asa, mana tau tahun ini ada rejeki saya disana :D, saya ...ya.... gak pernah tau apa yang akan terjadi di esok hari, tapi yang saya tahu bahwa saya dikasih waktu, kesehatan dan kesempatan untuk kembali mencoba,berusaha dan berdoa. Dan itu yang gak mau saya sia2in.. :D.. buat kawan2 yang sudah sempetin baca BSE (BlogSiErikson) ini mohon doanya ya.. semoga nanti tanggal 28 Mei pas ujiannya saya bisa menjawab soal2 dengan baik dan lancar serta diberikan hasil yang terbaik menurut ketetapaNYA, aminn... hehehe, jadi ingat sama Ubak Umak dan sodara2 di Baturaja, yang tiap kali mereka telepon selalu saja saya mintai doa restunya supaya dimudahkan pas ngerjain soal ujian nanti, hehehe lagi..lagi.. amin...amin... :D

nahh... itulah dia sebenarnya (lagi2 sebenarnya, bosan dengar nya!! :P) proyek yang saya bilangkan itu, jadi gak mungkin kan penjelasan speanjang itu saya kasihkan ke Ibu Emi yang menanyai saya kok gak masuk kuliah terus jadi sewot lantaran jawaban saya karena lagi 'Males jadinya Bolos :)' yang ada nanti mungkin beliau malah bingung kalo saya jawab :'jadi saya itu begini bu... begini..begini...begitu..begitu..bla...bla..bla...bla...' malahan nanti saya jadinya gak makan2 gara2 sibuk njelasin itu ke beliau...mending tak apalah 'menikmati perhatian' beliau sebentar sambil makan daripada ngasih penjelasan panjang lebar, hehehehe..... nahh... buat semua kegiatan kuliah yang saya tinggalin selama dua minggu ini minta tolong ya kawan2 di TN kalo ada tugas potokopian saya juga di potokopikan, kalo ada informasi2an saya juga dikabarin ya.. kalo ada patungan2 saya juga ditalangin dulu ya (looo???????????wkwkkwkwk :D), entar awal Juni lepas Ujian tanggal 28, saya sudah masuk lagi kok :).

dari pengalaman tahun lalu saya belajar untuk menjadi lebih siap apapun hasil nya nanti, saya maunya lulus... tapi insyaALLAH saya akan menerima apapun, yang penting berusaha terlebih dahulu :D , selebihnya bertawakkal :P dan yakin akan ketetapanNYA, apapun nanti yang dikasih, semoga itu yang terbaik buat saya, keluarga saya,masa depan saya dan masa depan keluarga saya ..amin.. :D..

ZZZ....ZZz.....Zz....(dah malam, tidur ahhh :D)

Wassalamualaikum

Read more »

5.22.2009

Dalam mimpi:Neoliberalisme itu apa, son??


'Lebih suka kami melihat Indonesia tenggelam ke dasar lautan, daripada melihatnya sebagai embel-embel daripada suatu negara asing' (Bung Hatta)... assalamualaikum kawan2...pernah baca kutipan diatas?atau yaa... sempat terbesit pikiran yang sama atau mirip2?well, kutipan diatas itu saya ambil dari sebuah buku berjudul 'Tonggak Pemikiran Bapak Bangsa, Mahakarya Soekarno-Hatta', tanpa ada niat memposisikan diri saya sebagai pengagum atau pemuja, maka jadilah kutipan yang menggugah itu saya masukkan ke dalam postingan ini, landasan berpikirnya ya... tak jauh2,yakni memposisikan diri saya sebagai angkatan muda Indonesia, sebagaimana juga kawan2 yang laen :D yang bisa mengambil yang bagus2 dari pikiran dan tindakan para pendahulu kita, termasuklah Soekarno-Hatta. dalam postingan kali ini, saya tidak akan berdalam2 menuliskan tentang ragam tokoh dan pikiran mereka atau pemikiran yang dituduhkan ke mereka, namun saya maunya berbagi tentang pemikiran itu sendiri, yaitu sebuah pemikiran yang sekarang sedang diangkat2 dan dituding merugikan negara kita yaitu, pemikiran atau paham Neo-Libelarisme.

Setelah didorong rasa ingin tahu dan niat tulus buat bikin BSE (BlogSiErikson) ini tetap BisaSelaluEksis,hehehe... makanya pas kemaren hari lalu itu saya sempetin maen ke rumah om google buat cari tahu lebih jauh dan bisa kenal dekat dan paham apa itu yang namanya Neo-Libelarisme, dan kemudian setelah ketemu dan dibaca2,maka ada baiknya kalo kita merunut ke belakang lebih jauh ke tahun 1930an adalah ketika paham NeoLiberalisme ini belum dikenal sama sekali, disitu sejarah tentang pemikiran/paham ini dimulai yaitu ketika di tahun 1930an dunia sedang mengalami resesi global terutama di USA dan Eropa, dan pada saat itu teori ekonomi klasik dianggap telah berhasil menyelematkan perekonomian global, ekonomi klasik ini dimotori oleh John Maynard Keynes dan peganut paham ini disebut dengan Keynesian, termasuk waktu itu juga adalah IMF dan World Bank juga dikenal sebagai si kembar Keynesian, dalam paham ini perputaran kegiatan pereknomian tidak boleh sepenuhnya dilepas total ke mekanisme pasar, melainkan tetap harus ada campur tangan pemerintah melalui kebijakan yang membatasi keleluasaan swasta dalam beraktivitas. sementara itu pemikiran semacam Neoliberal belum lagi dikenal, yang ada hanyalah segelintir orang yang secara diam2 tetap menyebarkan pemikiran ini secara perlahan namun juga terorganisir, melalui lembaga pendidikan ataupun yayasan yang didanai oleh perusahaan atau bank2 swasta di eropa yang ingin memainkan dominasi dan menegasikan campur tangan pemerintah, dan Friedrich Von Hayek disebut2 sebagai bapak Neoliberal.

antara Keynesian (Neoklasik) dengan Neoliberalisme ini terdapat perbedaan yang sangat prinsip yang tidak memungkinkan keduanya berjalan berdampingan, jika Keynesian menghendaki pemerintah tetap memberi perhatian yang dalam lewat campur tangan yang mayoritas agar perekonomian dikuasai oleh negara, bukan perusahaan swasta, maka bertentangan dengan Neoliberalisme yang menginginkan agar pemerintah menyerahkan speenuhnya perekonomian kepada mekanisme pasar, kebijakan pemerintah sebisa mungkin diminimumkan atau kalo perlu dihilangkan. singkatnya dalam Keynesian pelaku ekonomi ada 4 yaitu konsumen, produsen, distributor dan pemerintah, namun pada Neoliberalisma, hanya tiga saja yaitu minus pemerintah. nahh... coba kalau saya ingat2 kembali ke buku teks pengantar pelajaran ekonomi sejak jaman SMP dulu selalu saja diajarkan bahwa pelaku ekonomi adalah produsen, konsumen dan distributor. tidak ada disebut pemerintah sebagai bagian siklus itu, artinya sudah sejak beberapa waktu lamanya inilah sistem Neolibelarisme telah menjalar menjadi pola pikir sistem perekonomian yang berjalan di banyak negara, pendapat saya ya... Indonesia juga termasuk telah kena pengaruhnya.
apa yang menjadi salah dengan sistem ini?siapa yang menjadi dirugikan dengan terterapkannya pemikiran ini?apa benar sistem ini telah membawa keuntungan dan kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia?dan mengapa sistem ini menjadi kian ditakuti dan bahkan dibenci banyak negara?

mmmhhh.. dengan penyebaran yang terorganisir dan perencanaan yang matang serta pendanaan yang cukup, badan2 atau organisasi2 penganut sistem ini telah berhasil menyempalkan kredo ini ditengah dominasi teori neoklasik hingga akhirnya ketika banyak pelaku ekonomi (perusahaan swasta dan pemerintah) dunia mulai melirik ke pemikiran ini, terutama dimulai dari Eropa, ketika Inggris akhirnya yang ketika itu dibawah Margareth Tatcher menjadi penganut paham ini dan diikuti oleh Triumvirat WTO, World Bank dan IMF dengan alasan kebebasan dalam memilih, telah menunjukkan bahwa semua daya upaya mereka untuk menggeser dominasi campur tangan pemerintah telah berhasil mereka lakukan. dalam prinsip Neoliberalisme semua kegiatan ekonomi dilaksanakan secara bebas tanpa ada terikat dimensi jarak dan bahkan juga mengabaikan nilai2 yang terkandung didalam sistem pemerintahan suatu negara. yang menyedihkan adalah ketika Kediktatoran yang memberikan peluang kebebasan bertindak ekonomi lebih mereka sukai daripada demokrasi namun membatasi kebebasan kegiatan ekonomi mereka. tidak peduli mereka penderitaan macam apa yang terjadi di suatu negara yang menerapkan sistem ini asalkan kegiatan ekonomi tetap berjalan, uang masuk dengan keuntungan yang berlipat meski itu harus dijalankan diatas nilai2 penghormatan atas hak2 asasi manusia, ketimpangan sosial dan hal2 buruk lainnya yang bagi mereka hanyalah konsekuensi yang alamiah. atau istilah Toni Blair itu adalah hal-hal yang palsu!!

Indonesia mulai menjadi bagian atau mulai berkenalan dengan sistem ini adalah ketika ditahun 1970an masih dibawah rejim Soeharto melakukan impor besar2an atas peralatan senjata perang/tempur dari Inggris, dan Inggris yang merasa bahwa Indonesia adalah pasar yang loyal berusaha untuk membuat kondisi ini tetap terjaga, hingga akhirnya kondisi ini membuat terbentuknya hubungan antara negara kaya sebagai produsen dan penjual dengan negara berkembang sebagai pembeli dan penerima produk, lebih jauh lagi hubungan semacam ini terbentuk dengan tidak terikat jarak,melainkan semuanya bebas, mengglobal, atau yang lebih dikenal dengan istilah Globalisasi Pasar atau Kapitalisme Global, semua pemilik modal/perusahaan besar yang berada di segelintir negara kaya dapat memasarkan produknya hingga ke ujung Asia atau Afrika, dan tentunya dalam pelaksanaanya slelau diikuti dengan standar Neoliberalisme itu sendiri, yaitu : Minimalisasi atau bahkan Nihilisasi peraturan pemerintah yang merugikan perusahaan/pengusaha/pelaku usaha (Deregulasi), kebebasan bertransaksi ekonomi tanpa campur tangan pemerintah (Liberalisasi), Pengalihan aset2 negara menjadi milik swasta (Privatisasi) dll. begitu juga yang terjadi dengan Indonesia ketika mulai berkenalan dengan sistem ini, yang pengaruhnya mulai terasa ketika pemerintah di era 1980an mulai mengeluarkan berbagai paket deregulasi selalu dengan alasan agar tercapai efisiensi yang lebih besar dalam pelaksanaan kegiatan perekonomian. semenjak saat itu barang2 dari asing sebagai akibat pamasaran global yang dilakukan segelintir kaum pemilik modal (kapitalis) mulai secara deras masuk ke Indonesia, selain itu penghapusan2 kebijakan campur tangan pemerintah terhadap kegiatan perekonomian telah membuat terjadinya semacam pemusatan penguasaan perekonomian dari pemerintah ke sejumlah pemilik modal yaitu kroni2 suharto yang waktu itu memiliki uang yang cukup untuk menjalankan aset2 negara yang diprivatisasikan/dijual ke swasta,aset/perusahaan negara dijual kemudian mereka juga yang membelinya (keluarga dan kroninya).Jadi meski selalu dengan alasan efisiensi yang lebih besar, peralihan perekonomian dari pemerintah ke pemilik modal telah membuat terjadinya pemusatan dan belum tentu menjanjikan pemerataan manfaat ke seluruh rakyat, yang ada malah keuntungan yang diperoleh bisa ditentukan tanpa ada rasa takut akan kebijakan pemerintah yang menghambat (meski kaum pemilik modal ini tidak menolak adanya kebijakan pemerintah dibidang pajak dan subsidi bagi mereka) dan semuanya mengalir kekantung pribadi pemilik modal dan bagi mereka, rakyat adalah pihak yang harus menanggung sendiri ketidakmampuan mereka memenuhi kebutuhan yang paling mendasar sekalipun, bukan pemerintah. yang lebih merugikan lagi adalah jika privatisasi atas aset2 negara yang menguasai kepentingan hidup rakyat banyak diberikan ke pihak swasta yang bekerja sama dengan pihak asing dengan kontrak kerja puuluhan tahun lamanya, seperti yang terjadi ketika Presiden Soeharto menjual PT PDAM Jaya ke dua perusahaan anaknya Sigit Harjojuando dan Bambang Trihatmojo yang kemudian oleh mereka di gandengkan dengan Perusahaan air dari Inggris (Thames Water Indonesia) dan dari Perancis (Lyonesse Des Eaux), selain nyata2 hal ini tidak sesuai dengan UUD 45 Pasal 33 Ayat 1 dan UU No 1 Tahun 1961 yang melarang swastanisasi air minum, kontrak kerja keduanya berlangsung selama 25 tahun meskipun akhirnya dikembalikan ke negara namun posisi kedua perusahaan asing ini semakin kukuh lantaran kontrak kerja ini sehingga berganti nama menjadi PT PAM Lyonesse Jaya (Palyja) dan PT Thames PAM Jaya dengan penguasaan saham 90%, kedua perusahaan besar ini telah semaunya menjual air minum Rp2400/m3 padahal harga jual ke konsumen (rakyat,red) hanya Rp 2.130/m3 akibatnya kekurangan untuk memampukan daya beli rakyat ditanggung oleh pemerintah.
Dalam prinsip Neoliberalisme tidak ada dikenal air, listrik, beras atau semacamnya sebagai bahan dasar pokok pemenuhan hajat hidup, yang ada semuanya dapat diolah, semuanya dapat diserahkan ke swasta untuk pengelolaan yang lebih kompetitif, namun landasan teori ini tidak terwujud dalam praktiknya dilapangan, seperti ketika akhirnya beras2 impor masuk secara massal ke negara kita dengan harga yang jauh lebih murah dari harga beras yang diproduksi petani, kondisi ini mengakibatkan kehidupan petani Indonesia semakin tidak menentu, mereka dirugikan dengan menjual beras dibawah nilai yang mereka keluarkan untuk produksinya agar bisa mengikuti kemauan pasar, fungsi BULOG sebagai penjaga kestabilan harga dilampaui oleh pihak swasta yang berlomba2 memasukkan beras dan menjualnya kembali dengan harga yang murah dan tetap saja dengan keuntungan yang tinggi. kondisi ini berujung dengen ketahanan pangan dan kebangkrutan petani Indonesia. setelah itu rentetan kerugian yang diakibatkan oleh Neoliberalisme ini telah menjadikan kehidupan perekonomian semakin tidak menentu, dimana kondisi ini sudah mulai terbaca oleh IMF dan World Bank yang sebelumnya sudah sering datang ke Indonesia dengan tujuan membantu peningkatan perekonomian negara berkembang dengan memberikan bantuan/hibah agar kegiatan ekonomi bebas dalam prinsip pasar global yang mereka sarankan tetap berjalan, kini telah datang dengan tujuan lain yaitu untuk menawarkan bantuan hutang pinjaman untuk pemulihan kondisi ekonomi negara yang tidak mampu mengimbangi dominasi swasta/asing.
tetapi meski dengan status pinjaman dengan bunga yang ringan, nilai politis nya jauh lebih besar. hutang yang telah diberikan dijadikan alat untuk mendikte pemerintah negara suatu negara agar mau menjalankan kebijakan yang IMF atau world bank jalankan, yang disusun dalam suatu LoI (Letter of Intent), akibatnya karena dalam posisi tawar yang lemah, menyebabkan pemerintah menjadi tidak ada pilihan lain (TINA=There Is No Alternatives) dan memang itu yang diinginkan kaum liberal sebagaimana Tatcher, Hayek dsb. lambat laun kondisi ini semakin menjangkiti kondisi keuangan suatu negara, kemandirian bangsa menjadi sulit terwujud karena kebijakan yang dipaksakan asing untuk dituruti, bahkan terjadi semacam ketergantungan terhadap pihak asing, dan kondisi ini diperparah dengan adanya praktik korupsi yang dilakukan atas dana pinjaman yang dikucurkan asing, mereka pun bukannya tidak tahu, namun masih saja mereka meneruskan pinjaman itu, bagi mereka Bussines Must Go On, terserah itu uang mau diapakan oleh negara yang bersangkutan, yang penting keperluan mereka di negara ini terwujud, keuntungan mengalir ke mereka dan pasar bebas semakin bebas merambah dan menguasai dalam negeri suatu negara, keadaan ini sudah banyak terjadi di negara2 berkembang, utamanya semenjak krisis melanda asia ditahun 1998, IMF dan World Bank masuk ke negara2 itu dengan tujuan memberikan pinjaman sekaligus sebagai jalan masuk ke sistem perekonomian negara tersebut agar secara tanpa sadar menerapkan perekonomian liberal yang menyebabkan banyaknya perusahaan asing2 dari negara2 kaya menguasai pasar negara itu tanpa campur tangan pemerintah, bahkan barang kebutuhan pokok sekalipun.
di Indonesia, negara kita, meskipun paham neoliberal ini belum sepenuhnya masuk dan menguasai, namun kecendrungan ke arah itu bisa saja semakin berlanjut jika moral para pengambil kebijakan belum berubah untuk beralih ke kebijakan perekonomian yang sepenuhnya memihak ke rakyat. beruntung kita masih memiliki UMR yang meskipun masih belum bisa membuat buruh hidup mensekolahkan dua orang anaknya, tapi telah membuat perusahaan kapitalis dunia meraup untung besar untuk setiap produk yang dikerjakan oleh tangan2 pekerja indonesia, jika saja mereka tahu bahwa untuk satu helai celana boxer yang memberi keuntungan suatu perusahaan asing sebesar Rp 112.000 hanya tidak sampai 0,01% yang diperuntukkan bagi mereka per laba per produknya, mereka tentu akan menuntut ke perusahaan itu, dan menolak bekerja untuk mereka. dan tentu saja lambat laun mereka akan mengetahui juga tentang hal ini, suatu saat dimana sistem kapitalisme akan diruntuhkan dan berakhirnya kejayaan para segelintir penguasa ekonomi dunia yang menikmati kekayaan diatas penderitaan negara berkembang.

nahh.. kira2 begitulah pemahaman saya dari yang saya baca2 kemaren itu, hehehhhee.... kalau ada yang mau komentar silahkan ya.. dengan senang hati diterima, yaaaa..mana tau ada salah2 kata yang perlu dibenerin, ok? karena jika seorang dokter sekaliber Ibnu Sina/Avisenna saja mau belajar dan mendengar apalagi saya ini yang masih jauh dibanding beliau, hehehhee..
Wassalamualaikum

Read more »

5.20.2009

Erikson berkata : 'SBY!!!' : "Saya Bukan kiaYi!!!' :P


Assalamualaikum kawan2... well, sudah sejak 1-2 bulan ini sesempat2nya begitu nyampe dikos pas dah malem2 gitu kan.. saya baca buku tentang kisah2 para nabi, bukunya saya beli waktu lagi ada Islamic Book Fair 2009, Februari lalu, nah.. kalo dulu buku2 yang beginian biasa saya beli seharga sama 1000 perak, per cerita per Nabi/Rasul. nah... ini bukunya lengkap,dan ceritanya pun da enggak kayak komik lagi, tapi da macam jurnal bagus.. terus ada kutipan ayat2 Al-qur'an juga, jadi pas bukunya nyeritain kejadian nabi ini yang lagi ini, itu dikasih tau ma bukunya bahwa ini ada ayatnya, di surat ini ayat nomor ini, kemudian setelah lewat beberapa cerita, bagian dari cerita yang saya sukai itu adalah kisah tentang Nabi Yusuf AS, kenapa saya suka??? hehhe.. seru aja nangkep pelajaran tentang kesabaran beliau waktu diceburin ke sumur, diajakin berzina, dipitnah terus dimasukkin penjara, sampe akhirnya jadi pemuka di kerajaan Mesir..

boleh juga sih kalo kawan2 mikirnya bahwa saya ini juga ganteng kayak beliau makanya mau nulis kisah ini,hihihihihi... (tuing...tuing.. sambil melirik senyam senyum ke kiri ke kanan) tapi kepengenan saya g muluk2, cuma mau sharing aja sambil ngetes kemampuan nginget2 hal2 yang sudah dibaca, biar gak lupa, biar g masuk kepala kiri keluar kepala kanan (eh.. gak nyambung ya :P), nah... jadi semua cerita perjalanan beliau ini diawali dengan cerita beliau tentang mimpinya yang dimana dalam mimpinya itu diceritakan bintang2, bulan dan matahari bersujud kepada nya... dan cerita ini diakhiri dengan perwujudan mimpi2 itu jadi kenyataan.

Nabi Yusuf A.S ini adalah putra dari Nabi Yakub.A.S. dan saudara kandungnya adalah bernama Bunyamin (bukan Bunyamin yang icon Betawi ya :D), dirumahnya beliau tinggal bersama-sama dengan saudara2nya yang bukan kandung, namun entah kenapa Nabi Yakub A.S. mencintai beliau dan Bunyamin lebih besar ketimbang kepada anak2nya yang lain,dan ini juga disadari oleh saudara2 yusuf. hingga suatu hari waktu Nabi Yusuf.A.S menceritakan perihal mimpinya itu pada ayahnya, sang ayah memintanya untuk tidak pernah menceritakan mimpinya itu ke saudara2nya, takut diapa2in. tapi saudara2nya tau rupanya, dan kemudian pada suatu saat, mereka ijin pamit ke ayah mereka untuk mengajak Yusuf kecil bermain2 ke luar, dan setelah meyakinkan sang ayah, yusuf kecil pun diijinkan pergi,dan pesan sang ayah, tolong jaga yusuf sebaik2nya..

saat itulah, rupanya saudara2 yusuf ini sudah merencanakan hal2 buruk buat Yusuf, Yusuf kemudian dicopotin bajunya dan diceburin kedalam sumur, bajunya lantas tanpa ada tanda robek atau bekas gigitan sekalipun, dilumuri pake darah hewan kemudian dibawa pulang terus ditunjukkin ke ayah mereka, Nabi Yakub A.S, dan dibilangkan bahwa Yusuf diterkam serigala saat sedang bermain (saya mikir, itu kok sodara2nya gak kepikiran buat gigit2 dulu bajunya ya, biar gak ketahuan banget pura2nya, masa serigalanya baek banget, baju mangsanya dicopot dulu terus baru dimakan... :P), sejak saat itu ayahnya pun sedih bukan buatan, menangiskan hilangnya Yusuf. Yusuf sendiri ketika didalam sumur, setelah dicemplungkan itu rupa2nya ada rombongan pedagang yang mau ngambil air kedalam sumur itu, dan saat tali ember (ember kali ya, abis g tau nama alat jaman dulunya) diceburin, yusuf berpegangan kuat dan waktu ember diangkat, rombongan itu kaget kok yang nongol anak kecil, bukannya ember isi air, dari situ Yusuf selamat dan dia dibawa sebagai budak dari Palestina.



pas mbaca di babak yang ini, saya mikirin diri saya, gimana ya kl saya yang diceburin didalam sumur, sedih nian pastinya, jangankan dicemplungin sendirian di dalam sumur, dulu aja pernah sesat ilang dipasar malem waktu kecil, saya nangis2, untung langsung ada yang baik ngeliat saya nangis jadinya langsung dianter ke bagian informasi, jadinya orang tua langsug tenar mendadak waktu nama mereka disiarkan pake TOA bahwa anak2 mereka yang namanya Erikson ditemukan nangis2 ditengah kerumunan rame2nya pasar malam :P

ok, balik lagi keceritanya Nabi Yusuf.A.S., kemudian yusuf dibawa oleh rombongan tadi sebagai budak teruss ke Mesir, nah rupa2nya sampe dipasar, yusuf malah dijual.. secara waktu itu yusuf belum dewasa, jarang ada yang mau beli, dan akhirnya ada juga yang mau beli itupun dengan harga yang murahhhhh... cuman karena hanya dipikir oleh si pembeli bahwa ya.. mana tau yusuf nanti bisa membawa berkah bagi mereka, yang mbeli ini rupanya adalah orang kerajaan mesir dan Yusuf kemudian dijadikan budaknya.. Yusuf ini sangat rajin dan patuh sangat dengan majikannya yang mbeli nya ini, seiring waktu terus berjalan, akhirnya Yusuf tambah dewasa dan wajahnya pun menjadi tampan, sementara di belahan bumi yang lainnya, ayahnya tetap saja sedih penasaran kok yusuf gak balik2 :), hingga akhirnya saking seringnya menangis, mata beliau menjadi buta.. kembali ke yusuf, di kerajaan ia bekerja melayani semua kebutuhan majikannya dan istri majikannya juga, yusuf yang telah tumbuh dewasa yang telah semakin tampan wajahnya, rupanya memikat hati istri majikannya.. hingga suatu hari, Yusuf diperangkap oleh istri majikannya itu, namanya Zulaikha, agar mau melayani 'keinginananya', sebagai pemuda normal tentu saja Yusuf ada keinginan juga, namun karena keimanannya yang kuat, ia mempu mengendalikan diri dan menolak dengan halus ajakan yang ditujukan padanya, namun rupanya Zulaikha gak mau ngerti juga, Yusuf dipaksa, dan Yusuf pun berlari buat menolak ajakan itu, dan saat ia hendak keluar ruangan itu dan membuka pintu, rupanya suami sang majikan sudah didepan pintu dan ngeliat Yusuf, budaknya dan Zulaikha, istrinya sedang berduaan dikamar... Suami Zulaikha adalah orang yang bijak ia tidak langsung menuduh Yusuf, tapi sang istri langsung menuduh bahwa Yusuf lah yang memaksanya berbuat 'itu', sang suami pun tidak langsung percaya, dan ia tau juga bahwa Yusuf tidak bersalah karena ngeliat bahwa bekas robekan baju ada di belakang yusuf bukan didepan, itu artinya ia yang dipaksa dan ia berusaha menolak.

dibagian ini saya sambil mbayangin dan ngukur2 diri, seumpamanya saya yang ada diposisi Yusuf, dijebak seorang wanita dalam sebuah kamar dan ngajak berbuat zina..arrgghh.. jangankan menolak, membayangkannya saja saya sudah tidak kuatt.. apalagi jaman sekarang, semua sudah pada berani, jadi nya saya cuma bisa minta tolong plisssssss.... buat para wanita jagalah aurat kalian, biar saya dan kami kaum adam ini bisa nahan diri dan gak ngeliat yang macam2, karena kalo ngomongin nafsuu.. wahh... saya bukannya gak punya; tapi mau jugalah supaya gimana caranya nafsu itu bisa terkendalikan, bukan dikendalikan!!!

kembali lagi ke Yusuf, kemudian lantaran sesuatu hal dan cerita, akhirnya Yusuf dipenjarakan, jatuhnya sama kayak dipitnah, karena atas tuduhan yang bukan ia lakuin sebenarnya.. tapi bukan Yusuf namanya kalo berputus asa, diceritakan bahwa Yusuf tetap menjadi tawakkal dan yakin akan pertolongan ALLAH.SWT akan datang padanya, secara iman beliau kuat, ia pun tidak mengeluh, justru penjara lebih beliau dambakan ketimbang kehidupan diluar yang banyak tipu muslihat :), di penjara beliau berkenalan dengan dua orang napi, (22nya itu adalah pelayanan kerajaan), ketika didalam penjara, suatu hari orang yang 1 bercerita bahwa ia bermimpi ia kembali menuangkan minuman ke gelas raja, kemudian yang satunya menceritakan bahwa ia bermimpi bahwa ia menaruh nampan makanan diatas kepalanya dan ada burung yang memakanniya dari atas nampan itu, lalu Yusuf pun menceritakan arti mimpi2 mereka itu, Yusuf menceritakan bahwa ke22nya akan dibebaskan namun yang satunya akan dihukum mati karena bersalah dan akan disalib dan burung akan memakanninya mulai dari kepalanya, sementara yang lain akan kembali bekerja di kerajaan, tafsiran yusuf menjadi kenyataan, saat akan mau dikeluarkan yusuf menitip pesan keraja utnuk membebaskan dirinya, karena memang ia tidak bersalah. namun orang2 itu lupa, setan telah bikin mereka lupa :(.

waktu terus berlalu, suatu hari raja mesir bermimpi, dalam mimpinya ia melihat ada tujuh tangkai gandum yang kurus2 dan tujuh tangkai yang gemuk2 serta ia melihat pula ada tujuh ekor sapi yang kurus2 memakan tujuh ekor sapi yang gemuk2, rajapun kebingungan mengartikannya, sang pelayanan yang pernah sepenjara dengan yusuf pun bilang keraja bahwa ia kenal yusuf yang pandai mengartikan mimpi, yusuf pun dipanggil dan diminta mengartikan mimpi raja tersebut, yusuf menjawab bahwa kerajaam mesir akan mengalami masa panen raya yang berlimpah selama tujuh tahu kemudian setelah itu akan datang tujuh tahun masa kemarau, oleh karena itu sebaiknya kerajaan menyimpan baik2 hasil panen tujuh tahun yang berlimpah sbagai persiapan menghadapi kekeringan tujuh tahun berikutnya, yusuf pun akhirnya dibebaskan dan ia menyampaikan dirinya ke raja untuk menjadi bendaharawan kerajaan karena dirinya adalah orang yang pandai berhitung dan berhemat.. Tafsiran mimpi Yusuf benar2 menjadi kenyataan, dan kerajaan mesir selamat dari kekeringan setelah apa yang disarankan Yusuf dijalankan dengan baik oleh kerajaan.

Yusuf telah berjasa bagi kerajaan Mesir, sementara di belahan bumi bagian yang lain, kekringan melanda termasuk di Palestina tempat dimana keluarga Yusuf bermukim, dan untuk menyelamatkan diri dari kekeringan, saudara2 Yusuf datang ke mesir untuk meminta bahan2 makanan dengan membawa sejumlah barang untuk ditukar, saat mereka akan berangkat, Bunyamin, saudara kandung Yusuf tetap tinggal bersama sang ayah. setibanya di Mesir, Yusuf mengenali mereka, namun mereka tidak. ketika makanan akan dibagi ke mereka, Mereka tidak jadi diberi karena Yusuf berkata bahwa mereka harus datang semua saudara2nya agar bisa utuh dalam menerima makanan, padahal sebenarnya tidak demikian, karena ini adalah cara Yusuf agar bisa bertemu dengan adik kandungnya, Bunyamin. saudara2 Yusuf pun kembali ke Mesir dan meminta ijin kepada Nabi Yakub, A.S agar bisa mengajak serta Bunyamin bersama mereka, Nabi Yakub, A.S. menolak, karena beliau takut kehilangan Bunyamin setelah kehilangan Yusuf. namun setelah dipaksa dan diyakinkan oleh anak2nya yang lain, Buyamin pun kemudian ikut serta.

Setibanya, di Mesir, saudara2 Yusuf menukarkan hal2 alakadarnya yang bisa ditukarkan dengan bahan makanan, namun kembali Yusuf berpikir untuk menahan Bunyamin, akhirnya dibuat cara, di karung Bunyamin dimasukkan neraca emas milik kerajaan dan ketika rombongan saudara2 Yusuf dalam perjalalan pulang ke Palestina, kerajaan mengumumkan berita kehilangan itu dan melakukan pemeriksaan dan didapati bahwa di karung Yusuf tersimpan lah neraca itu, rombongan saudara2 Yusuf bersikeras bahwa mereka tidak mencuri, Yusufpun kemudian berkata pada mereka dengan nada mengingatkan masih ingatkah mereka dengan seorang saudara mereka yang dulu pernah mereka buang ke dalam sumur. saudara2 yusuf pun kaget dan juga ketakutan kalau2 mereka akan dihukum balas di Mesir ini apalagi kini Yusuf adalah orang yang berkekuasaan, namun rupanya Yusuf tidak penah dendam dan hanya mendoakan semoga ALLAH.SWT menngampuni mereka, dan meminta mereka untuk segera kembali ke Palestina dengan jangan lupa kembali lagi ke Mesir dengan membawa serta orang tua mereka, Nabi Yakub, A.S.

di Palestina, sekembalinya saudara2 Yusuf tanpa Bunyamin telah membuat Nabi Yakub,A.S. semakin bersedih, beliau pun hanya bisa berpasrah dan menyerahkan segaalanya pada ALLAH.SWT kemudian setelah sampai di rumah, saudara2 Yusuf menceritakan segalanya, tentang Yusuf, tentang penahanan Bunyamin dan permintaan Yusuf mengajak ayahnya ke Mesir, dan tak lupa juga mereka menyerahkan kain gamis Yusuf untuk diusapkan ke wajah sang ayah, dan kemudian sang ayah pun kembali dapat melihat dan mereka sekeluarga pun kembali bersama2 menempuh perjalanan ke Mesir. setibanya di Mesir kemudian begitu melihat ayah, ibu dan saudara2nya telah sampai, Yusuf langsung memeluk sang ayah dan juga ibunya dan kemudian menaikkan mereka untuk duduk di singgasana dan juga memuliakan saudara2nya. dan ia juga tak lupa berdoa, namun doanya bukan mengenai jabatan atau kekayaan namun permintaan agar kelak jika ia meninggal, dapat meninggal dalam keadaan Islam. seluruh keluarag Yusuf pun menghormati Yusuf dan Yusuf pun juga memuliakan mereka.

nahhh... saya banyak paham dari kisah perjalanan hidup nabi Yusuf, A.S., terutama setiap keburukan yang ia alami tidak pernah ia anggap sebagai akhir hidupnya atau buru2 melihat bahwa hidupnya akan segera berakhir dengan kemalangan, alur hidupnya tetap ia jalani dengan sabar dan iman, hingga akhirnya tersingkap bahwa awal diceburkannya Yusuf ke dalam sumur adalah rangkaian ketetapan ALLAH.SWT untuk mengangkat derajatnya suatu saat kelak sebagi pemuka kerajaan Mesir, saya jadinya juga tidak mau berburuk sangka pada keputusan ALLAH.SWT dalam hidup saya, sebagaimana pada kisah Yusuf, insyaALLAH ada juga kebaikan buat saya, ya... saya nggak tau kan, yang pastinya indah pada waktunya.. hehehehe.. persis seindah ketika Nabi Yakub A.S. dipertemukan lagi dengan putranya, Nabi Yusuf,A.S. pada saat itu Nabi Yakub,A.S. benar2 sudah pasrah dan tawakkalkan semuanya pada ALLAH.SWT hingga kemudian akhirnya mereka dipertemukan lagi :).

dan yang saya perlu contoh juga adalah kekuatannya untuk melawan godaan wanita yang benar2 kuat perangkapnya sampai akhirnya dia dipenjara yang rupanya merupakan jalan awal baginya buat bisa masuk menduduki posisi bendaharawan kerajaan mesir. saya selalu saja berdoa agar bisa menahan diri terhadap godaan yang pernah dilakukan wanita yang waktu itu menggoda Yusuf.A.S ataupun kalo suatu saat berhadapan dengan godaan semacam ini, semoga saja iman saya kuat,amin. :D

wassalamualaikum

Read more »

5.17.2009

Jilid II: Perkembangan Rencana Reuni SMA


Assalamualaikum kawan2.. kali ini cerita postingan memuat episode II, rencana reunian teman satu kelas saya waktu SMA dulu, setelah sebelumnya saya posting di blog saya ini, tapi waktu itu gak saya buatin episode I nya, karena tidak berpikir sampai perlu bikin episode 2 segala, hehehehe.. sebelumnya kembali ni diingat2kan bahwa rencana reuni ini sudah jauh2 hari di tentukan kira2 5 tahun lalu, waktu mau lulus SMA, nah sekarang da hampir dekart waktunya, makanya informasinya juga semakin jelas diperjelas supaya memudahkan bagi kawan2 SMA saya dulu untuk mengetahuinya dan sukur2.. bisa dateng... :D

buat2 kawan2 SMA saya dulu (IPA 1 2004)ini kurang lebih informasi terakhir rencana reunian kita, ahh.. bentar dulu ahhh... sebelum menjelaskan informasi nya, saya sebelumnya mau minta maaf dulu ni ceritanya ma kawan2 yang dulunya waktu SMA gak sekelas, bukan gak mau ajakk... bukan sok gaya2an.. bukan sok kebagusan.. bukan
sombong.. dan bukan2 yang lainnya, tapi ini rencananya kan emang buat yang temen2 satu kelas dulu itu aja, makanya mau bayar janji yang dulu da disepakati dulu baru dehhh.. entar2annya bisa kita bikin reuni yang satu angkatan kita gimana, hehehe (iya son... iyaa... ), lagian kita jadinya tidak enak kalo nanti pas pulang mudik lebaran semuanya pada ngumpul terus pas saya dan kawan2 satu kelas saya datang malah ditolak mentah2 garanya dulu ngadain reuni satu kelas gak ajak2 yang laenn... maaf ya.. tenang aja nanti kita bisa bikin yang satu angkatan kumpul semua, tapi ya itu tadi gak bisa persiapannya yang satu dua minggu tapi berbulan2 gitu kan, dan diperlukan juga tanggung jawab da komitmen yang kuat buat menyukseskannya, hehhehe betul2 kan :D, jadi sekali lagi buat kawan yang dulu gak satu kelas waktu kelas 3 SMA nya, maaf ya, gak ada niat macam2 melainkan menuhi janji 5 tahun dulu itu, kawan2 IPA 2-3 2004 dan IPS 1-3 2004 tentu masih ingat kan waktu jaman2 kita kelas 2 dulu, ada kelas 2 A yang kompaknya bukan maen, sering bikin acara2 mandiri tujuannya bagus pastinya buat bikin tambah kompak, bikin kenangan tanpa ada niat bikin blok sendiri atau apa gitu kan..nahhhh.. begitu juga dengan rencana IPA 1 2004 sekarang ini, hehehehe... yang penting menuhi janji dulu, perkara yang datang segelintir orang atau bergelintir-gelintir orang itu entar2 aja dipikirinnya. :)

nah sekarang kembali ke perkembangan terakhir rencana reuni kelas saya:
berdasarkan informasi terakhir acara reuni ini akan diadakan tanggal 21 Juni 2009, hari Minggu. tempatnya ada beberapa kemungkinan yaitu dirumah kawan kita Nila Kilandra di RS Helindo Baturaja (ini kemungkinan besar karena yang bersangkutan sudah menyetujui), atau di tempat umum seperti Laguna atau Aneka Rasa (tempat makan baru yang baruuu aja ada di Baturaja, jadi masih tinggi2nya prestigenya), setiap tempat punya kelebihan masing2, dan menurut saya, kalo di tempat salah satu dari kita itu, Nila Kilandra, enaknya kita bisa lebih lapang dan kekeluargaan dan tidak terikat waktu (maksudnya gak perlu buru2 pulang kl dah makan, lantaran takut ada yang mau beli juga kayak di warung2 makan), terus juga lebih akrab suasananya. sementara kalo di tempat2 umum semacam Laguna atau Aneka Rasa, kelebihannya apa ya???duhh saya ini bingung abis gak pernah2 nya ke sana... mungkin kawan2 punya pikiran tentang kelebihannya?apa ya.. gak repot kali ya gak perlu cuci piring dsb, sementara kl drumah kawan kita itu tadi, menurut saya gak apa juga nyuci piring gitu kan, justru disitu momen2 kekompakan itu lebih terjadi, betul gakk kawan2???

terus mengenai konsumsinya... gimana kalo kita makan sate aja... kawan kita Febby kan ayahnya ada jualan sate tu, nahh.. bisa kita pesan dari beliau aja kan, lebih hemat dan lebih dapet feelnya,juga lebih praktis.. karena gak perlu masak, paling kalo emang perlu masak, ya secukupnya aja, misalkan kalo mau bikin es campur atau apala gitu kan.. cuman kl ngomongin konsumsi pasti ngomongin dana yaa... gimana kl kita patungan per orang itu 50.000 gmn?atau buat yang udah kerja, kl emang ada uang2 lebih bolehla.. kasih2 lebih kan ya.. hehehe.... dan juga yang gak kalah pentingnya itu adalah konsep acaranya nanti itu, maunya diisi ama apa aja... nah .. kawan2... buat yang dah punya unek2 atau ide2 tentang acara kita ini silahkan langsung aja kirim komentar ke blog Erikson ya... komentar anda turut menyukseskan acara reuni kita, betul begitu kan????

wassalamualaikum

P.S:
-----
pas ada kawan yang nyaranin, son.. pengumumannya buat aja di blog mu saya langsung teriak 'siap!!!!' karena ini adalah salah satu cara mempromosikan BSE (BlogSiErikson) ini hehehehe... lumayan jadi banyak yang liat (ngarep mode on)

Read more »

5.16.2009

Saya, Sepak Bola dan Indonesia


Assalamualaikum kawan2.. saya memang tidak terlalu suka nonton bola, jangankan nonton, saat kawan2 dikantor saya sedang rame2nya ngomongin liga champion atau piala euro atau piala apa gitu kan, saya anteng2 aja, gak ikut rame2annya.. saya sedikit tergerak itu kalo misalkan ada pertandingan yang udah mulai ngebawa2 nama Indonesia, baru saya agak mulai ikutan duduk manis ikut perkembangan informasi, misalnya saat Indonesia bertanding lawan Malaysia, Thailand atau Singapore, disitu saya mulai memperhatikan, karena bagi saya itu bukan hanya masalah tendang menendang si bola bulat, tapi juga masalah harga diri, dan rasa cinta serta rasa rindu agar bisa melihat negara Indonesia bisa dipandang negara2 luar, itu aja...selain itu dari sekian banyak kegiatan/acara level nasional, Sepak Bola menurut saya termasuk suatu hal yang bisa membuat seluruh penduduknya duduk sama rata melupakan sikap kesukuan dan kebanggaan berlebihan atas daerah asalnya, karena disitu semua yang datang dan menontonnya adalah atas nama Indonesia, bukan atas nama orang ini, orang itu atau orang iniitu.. :P, bangga sekali, semangatnya terasa, euforia dukungan kepada kontingen Indonesia mengaum2 tak kenal lelah.

Bahkan saya yang nonton duduk dari televisi pun bisa merasakannya... saya malah selalu menitipkan ke kawan2 saya yang nonton langsung ke lapangan, souvenir2 atau atribut keIndonesiaan.. cuman sayang event sepak bola semacam itu tidak datang setiap hari, yang ada sekarang berada di lingkungan yang beragam latar belakang dan asal daerahnya..

saya senang sekali sebetulnya, berada di lingkungan yang beragam, karena itu membuat saya terbuka wawasannya bahwa Indonesia itu tak hanya kampung halaman saya saja, tapi juga meliputi daerah2 yang tersebar di dalam zona NKRI dari Sabang sampai Merauke (meskipun dari dulu aku bertanya, kenapa tak dibalik dari Merauke sampai Sabang, hihihihihi), kumpulan2 manusia dari beragam daerah itu yang kini ada dilingkungan saya ini telah menjadi suatu komunitas yang seiring waktu telah membentuk, mungkin tanpa disadari, suatu kondisi mayor dan minor. adalah suatu daerah tertentu di lingkungan saya yang memang dari daerah ini mayoritas nya mereka berasal. kemudian ada juga yang berasal dari luar itu, banyak juga tapi tak merata.

keadaan ini sebenarnya baik, tak ada masalah dan ok ok saja, cuman yang jadi masalah adalah kondisi yang menyebalkan bahwa mereka yang berasal dari kaum mayoritas malah semakin sering mempertontonkan dominasinya, mungkinkah mereka belum pernah menjadi kaum minoritas?atau mungkin juga mereka lupa bahwa Indonesia ini adalah Bhineka Tunggal Ika atas belasan ribu pulau dan budaya. hal2 yang mungkin tanpa mereka sadari dapat saja menjadi bibit2 perpecahan dan perasaan kesukuan yang mengakar dan menjadi kebanggaan yang sempit dan juga melukai kaum minoritas. sebagai pihak yang merasa dikesampingkan, banyak hal kemungkinan yang bisa terjadi sebagai akibatnya, semisalnya sinisme atau juga sikap bertahan dengan disertai rasa apriori terhadap dominasi itu. dengan keadaan yang semacam ini, sulit rasanya untuk menciptakan kondisi yang penuh toleransi dan hormat menghormati. dan menurut saya, hanya dengan memahami bahwa Indonesia itu adalah belasan ribu pulau yang terangkul maka rasa bangga akan kondisi mayoritas itu akan meluruh, dan bisa tercipta suasana yang mendukung.

bertemu seseorang yang satu daerah dengan kita betul2 membuat kita merasa bertemu dengan keluarga sendiri, dimana kita ada ditanah rantau jauh dari kampung halaman, namun seyogyannya, perasaan bahagia itu diiringi dengan sikap saling menghormati bahwa disekitar kita banyak juga orang2 yang berbeda asal daerah dan sukunya, sehingga kebahagiaan itu terkontrol, dan meminimalkan potensi konflik dan kebanggaan yang sempit. suatu hari saya pernah bertemu dengan seorang rekan namun pertemuan itu berujung kekecewaan karena ketika saya kembali tanyakan asal daerahnya jawabannya adalah bahwa ia berasal dari suatu daerah yang dari daerah itu banyak para pejabat di kantor saya ini berasal. saya langsung illfeel dengan rekan itu dan hilang rasa hormat saya padanya, karena rasa kebanggaan nya itu yang terlalu berlebihan, tidakkah ia sadar bahwa setiap orang punya hak untuk bisa berhasil, dan keberhasilan itu tidak dijamin dari daerah mana ia berasal. dan mungkin juga ia lupa bahwa kebanggannya itu telah membuat kecewa orang yang mendengarnya, paling tidak saya.

Keragaman dalam lingkungan kita ini sudah menjadi bagian budaya kita,memang. namun akan hangat saya yakin jika dalam keragaman itu ada rasa saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai toleransi dalam kehidupan berbudaya, karena dalam apapun kegiatan kita unsur budaya pasti saja selalu ikut serta, karena unsur itu sudah melekat didalam diri kita sebagai bentukan dari budaya yang kita bawa itu. demikian ya kawan2, mohon maaf kalo ada salah kata2 dan emosi negatif dalam tulisan ini, memaafkan tidak akan merubah masa lalu, tapi akan menjadikan indah masa depan :D Wassalamualaikum

Read more »

5.15.2009

Kebagian Kesempatan :D


Uhukkk..Uhukkk... (terdengar suara batuk nyaris setiap beberapa belas detik, maklum waktu nulis postingan ini saya sedang sakit batuk, entah demam entah juga masuk angin pokoknya badan terasa gerah sepanjang malam, keringatan gitu sama gatal tenggorokan juga) Uhuk...Uhuk..... Assalamualaikum kawan2.. badan kita boleh saja sakit ya... tapi.. ide kita janganla sampai sakit.. karena dari ide muncul dorongan untuk berbuat, yappp begitu juga dengan saya sekarang ini, tadi waktu dijalanan mau balik ke kos, saya mikir ini enaknya nulis tentang apa ya... banyak nian yang bergelantungan di kepala tapi tak mungkin semua saya buat semua dalam satu malam.. akhirnya pilih2 pilah2 mmm..

Nulis cerita tentang sebuah aktivitas diuar kantor yang sudah saya ikuti sejak Juni 2007 (bulan depan genap dua tahun :D) yaitu sebuah klub publik speaking dan leadership berbahasa inggris namanya The Catalyst Toastmasters Club.. mmhhh.. sebenarnya banyak yang nanyain sih ke saya, "son..son.. Toastmaster itu apaan sih??kegiatannya ngapain aja??"
sebenanya kalo mau dijelasin dengan luas (hehehe karena panjang x lebar = luas :P) saya juga gak begitu mumpuni tapi kalo intinya saja kurang lebih gini, Toastmasters itu adalah sebuah organisasi internasional yang non-profit oriented yang bertujuan memberi kesempatan buat siapapun yang mau untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan leadership melalui program2 yang telah disusun dan dijalankan.. maksudnya dijalankan disini, Toastmasters itu terdiri dari berbagai klub2 yang berjalan sesuai dengan agenda program yang disusun oleh pusatnya (adanya di USA), nah.. di kantor pusat tempat saya kerja ini, klub toastmaster telah didirikan sejak tahun 2002 dan sampe sekarang tetap ada.

kegiatannya menggunakan bahasa inggris, jadi keuntungannya selain dua hal itu tadi (komunikasi dan leadership) saya juga bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris saya, hmmh... sebenarnya sih, saya memang suka bahasa inggris, bahkan lebih saya sukai ketimbang pelajaran akuntansi :P, selain ditunjang juga dengan hobi saya baca buku, jadinya supaya bisa baca buku yang bahasa orang sono itu, makanya kepengen juga ahhh... ngasah terus kemampuan bahasa inggris saya.. sepanjang tahun 2007 sampe awal 2008 saya sempat ikutan kursus bahasa inggris di suatu institusi pendidikan bahasa inggris si daerah Pengadegan, Kalibata.. perkenalan saya dengan lebih intim (^%&^#^$) dengan bahasa inggris dimulai tahun 1998 waktu itu siang2 dirumah waktu baru2nya masih makai seragam putih biru, saya diajak ayah saya buat ndaftar ke tempat kursusan bahasa inggris di daerah saya, Baturaja. begitu selesai ndaftar, minggu depannya da boleh masuk.. jadilah saya datang pake kemeja rapiihhh dimasukin kedalam celana panjang plus pake sepatu dan tas diselempang... saya masih ingat waktu itu, gurunya nyuruh saya ngucapin dalam bahasa inggris bulan kelahiran saya, dan saya jawab:'Septh... themmphh... berrhh...' :P wkwkkwkwkwkkw

nahh... sebenarnya saya juga bahasa inggrisnya gak bagus2 amat, saya yakinla kawan2 diluar sana ada yang lebih bagus dari saya, cuman karena saya ini hobi dan kebetulan ketemu wadahnya di Toastmaster itu, jadilahh... ada peningkatan sedikit demi sedikit alhamdulillah :D, di Toastmaster itu yang mendukung supaya terjadi kemajuan itu sebenarnya adalah suasana pertemuannya yang dibawa santai tanpa beban dan suasana saling dukungnya, minim rivalitas bahasa kerennya, tapi setiap sesama anggotanya saling memberi masukan dan saran tentang gimana2nya supaya bisa lebih baik, apalagi kalo ditambah keinginan yang tinggi dari diri si anggota itu sendiri untuk belajar,maka penerimaan semakin lebih baik dan peningkatannya dapat terasa :D, based on my own experience nih.. hehehhee, terlebih lagi di Toastmasters yang dikantor saya ini terdapat beberapa anggota yang sudah berpengalaman dan selalu bersedia membagi pengalamannya itu, betul2 suatu kesempatan yang mahal jika diukur pake uang, apalagi kalo ingat secara materil biaya untuk ikut club ini bukanlah setara dengan biaya keanggotaan suatu klub golf :P, tapi jauhhh lebih murah dari itu tentunya, karena memang ya orientasinya yang non-profit itu tadi...

kegiatan ini saya datangi di kantor saya, setiap pekan pertama dan ketiga hari Kamis setiap bulannya, jamnya dari jam 11.30 s/d jam 13.00 (ya molor2 dikit juga sih kadangan :D) kegiatannya tersusun dalam agenda, tapi singkatnya yaitu ada Prepared Speech Session (sesi buat ngasih kesempatan anggota menyampaikan speech yang telah diminta untuk dikerjakan di buku panduannya), kemudian adalah Table Topic Session (sesi buat ngasih waktu ke anggota dan tetamu buat maju ngejawab pertanyaan secara dadakan tanpa persiapan) kemudina Evaluation session ya buat mengevaluasi yang maju di Prepared Speech Session itu tadi, nah bagian Evaluation ini yang penting, karena masukan2 dan review skill kita akan disampaikan di sesi itu oleh yang ditunjuk sebagai evaluator, yaitu yang lebih berpengalaman dari yang dievaluasi (ya iyalaaa :P). selain itu selama pertemuan berlangsung selalu akan ada yang megang tugas2 sebagai pengatur waktu, pemerhati tata bahasa dan pembawa acaranya.. dan sadar2 ato enggak selalu ada pelajaran dari setiap tugas yang dipegang itu...seenggak2nya pelajaran buat gak canggung ngomong didepan orang banyak :)

setelah.. 2 tahun saya ikutan klub itu akhirnya membuat senior/sesepuh/kawan2 di klub itu memilih saya untuk menjadi ketuanya untuk periode 2009-2010, mmhh... tadinya agak keberatan juga nerimanya, berat karena takut2 gitu nerima tanggung jawab yang lebih besar, tapi kemudian lantaran "dipaksa" dan diyakinkan kawan2 bahwa tar2nya kita bakal selalu saling bantu membantu, jadilah saya terima juga.. terpikir juga ini mungkin yang namanya kesempatan, sekali lepas tak ada jaminan bisa datang lagi.. tapi ya itu taruhannya tanggung jawab yang lebih besar untuk dijalankan, lama2 saya pikir2kan dalam2 lagi.. tapi sebenarnya dalam tanggung jawab itu tentunya ada pengalaman nah didalam pengalaman tentu ada pelajaran, dengan adanya pelajaran mutu saya naek dong.. ahh itu saja landasan berpikirnya dari dalam diri saya.. setelah itu baru rasa lapang nerimanya.. :D dan beberapa hari lalu saya sempatkan buat bikin pidato inaugurasi terpilihnya saya, buat kawan2 yang mau baca, ini lah kira2:

"Assalamualaikum

It is the catalyst toastmaster club, an English-speaking club, giving me more chances to boost my confidence in public speaking and leadership skill. I joined that club on june 2007, when I was already almost 1,5 years in my work, I knew about it by reading a brochure stickered in the wall-info of my office. Knowing about the schedule and spot, I dared my self to come and saw what toastmaster was. Then I found it interesting and helpful, really.

As the time passed by, now I have already completed several projects demanded in toastmaster, ten speeches for basic manual book and 5 speeches for two different advance manual books, for the advance, I take public speaking and occasional speech. Still, by playing roles in every single meeting conducted, I unconsciously finished my leadership manual book, for all those activities, I deserve for ACB CL (Advance Communicator Bronze Competent Leadership), a title in toastmaster educational and leadership program. Erikson Wijaya, ACB CL, I will be, one step more a head.

On the way that I enjoyed in toastmaster, I have been two times in a contest, the first one was Evaluation speech contest, I joined it on November 2008 and international speech contest that I joined on March 2009. It is the bravery to come forward and gaining more horizons being my concerns for joining a contest, it doesn’t matter whether it will end in a victory or in a lost.

Sometimes I keep asking my self, where the years had gone. I am sure it was just yesterday I was appointed as your vice president of membership, and now you give me a trusteeship to be your club president. Look back on one of the most challenging, rewarding and quickest years of my life, I can honestly say.. it’s been quite a ride!!! :D . well, it is Barrack Hussein Obama being the 44th American president, while doing so, he is creating his own history by presenting himself as the first afro-american president, and it is me standing here before you all as the president of catalyst toastmaster club and while doing this, I am creating my history by being the first guy president in this club :.

I will try my best to run my responsibility as president in this club, but it is not only me who is totally responsible for doing so, but it is all about us, the executive committees and the beloved members, by running this club together we can indeed achieve more benefit than expected. The benefit itself Is not about money and property but it is about our own self-development in leadership and communication skill. And much more than that, it is important to show it to our environment that we really have got something useful in our life after joining this club, these things will make others feel encouraged and grow their willingness to come and see what toastmaster is. Let them feel the benefit we ever got by themselves, and make them sure that we and they all have same opportunity to be good at communication and leadership, just invite them, those who live closely in our environment, but don’t force them, let them come by bringing also their curiosity and willingness, not with a coercion. Because there is no coercion in joining toastmaster and toastmaster is not a commercial club :D .

Giving support among members is an essential thing in toastmaster, never be hesitant to offer some feedbacks to us as fellow members, and I am sure that everybody here has their own time where they feel in down and missing encouragement to come and deliver speech, in this condition, we all here have a lofty duty to offer she/he an aid and inspire her/him to get a new idea to deliver a speech, because it is not good for us to leave our members friends behind too far while we keep creating our own advancement. The catalyst toastmaster club is very lucky club, we may never realize that, because we have our legendary toastmasters such as: Ibu Rosite Taufieq, Ibu Mien Soenari, Ibu Elly Juniarti, and many others who are so good at communication that we learn from them, also we have Muhammad Faizal Ahda who is very good at English grammar. We will really miss great opportunity if we don’t take our time to learn from them, they are our friend, they are here to share their skill, right? Even what I have in mind in my this presidency is I will make two regular-special sessions that I would like to call them as Speech Clinic and English Grammar Review so that those persons I mentioned above would have their time to assist us about the things that they good at.

Ok, friends.. it is our time to run this club with more optimism and beliefs that we can gain more benefit for ourselves and do not forget to share it with others outside there by showing how those skill are really helpful for our life.. Thank You :D

Wassalamualaikum"

begitulah kira2.. cerita singkat perjalanan saya 2 tahun ini di Catalyst Toastmasters Club, semoga kesempatan atas pengalaman2 yang saya dapatkan ini bisa membuat jadi lebih baik dari sisi emosional dan kontrol diri, maklum kalo yang namanya jadi ketua itu harus bisa mengetuai diri sendiri dulu baru ngetuain orang lain, memimpin diri sendiri dulu baru mimpin orang lain... mungkin kesabaran saya sekarang masih dibawah rata2, tapi insyaALLAH seiring waktu bisa naek terus mejadi mendingan :D amin ..

Wassalamualaikum

Read more »

5.12.2009

Reuni SMA, setelah 5 tahun (kayak pemilu aja :P)


Assalamualaikum.. kawan2 yang ngebaca BSE (BlogSiErikson) ini hehehehe... tentunya sudah pernah ngerasain duduk di bangku SMA kan, atau juga SMK atau juga SMEA..apapun judulnya.. tentu saja, ada cerita kenangan disana dulu itu.. dimana???dimana sonn??? disituuuu..disituuuu.... diujung matanya yang biru... direlung hatinya yang bening dan putih... (mengutip kata2 seorang teman yang saat ditanya baik2... ehh..jawabannya malah nyasar2 ke sana... wkwkwkwkwk).nahh... waktu itu sekitar pertengahan tahun 2004, saat dan teman2 seangkatan saya duduk di kelas 3 SMA, kelas 3 IPA I, tepatnya. saat itu sudah akan menjelang UAN (Ujian Akhir Nasional) kelulusan, kami satu kelas sepakat mengadakan semacam doa bersama (baca Surat Yasin bareng, red) di musholla sekolah... (hehhehe, maklum waktu itu takut nian kalo gak lulus,secara liat pengalaman2 diatas kami banyak yang ujiannya ngulang lantaran gak lulus batas nilai minimal :P).

siang hari itu akhirnya kami sekelas berkumpul dimushollah, setelah mengaji bersama (baca Surat Yasin bareng, red) ceritanya kami masuk ke acara ngobrol2 (ya... rame2 standar anak SMA lahhh :P) dan dari ngobrol2 itu kami mulai ngomongin acara reunian bareng setelah lulus SMA (wew... pada semangat semua waktu itu...terutama saya, karena kumpul2=makan2 :D) tapi waktu itu kami memutuskan acara reuninya bukan 1 atau 2 tahun setelah lulus tapi acaranya ditentukan adalah 5 tahun setelah kelulusan, waktu itu tahun 2004, berarti pikir kami waktu itu acaranya bakal diadain tahun 2009 (waww...wewww..wowwww... waktu itu sambil mikir, apa umur ini sampe ya ke tahun itu, sambil ngeliat ke muka kawan2 saya sekelas waktu itu, ni muka2 ini da pada kayak gimana ya 5 tahun kedepan, hihihihi). secara waktu itu belum ngerti apa itu kuliah, jadwal2nya, akhirnya nebak2 kami acaranya diadain tahun 2009 tengah tahun aja, cz ngeliat kakak kelas kami pada pulang libur kuliah kalo tengah tahunm jadilah acaranya diadain niatnya Juni 2009, kemudian mikir lagi.. dan secara gak tau dan gak bisa ngira2 tanggal yang cocok, akhirnya diambil tanggal yang paling tengah sambil ngarep2 itu pas tanggal libur.. jadinya diputusin tanggal 15 Juni 2009, anak2 alumni 3 IPA I SMU N 1 OKU tahun 2004, reunian bin kumpul kembali.. :D (belakangan nganga pas nyadar rupanya ternyata tanggal 15 Juni 2009 itu hari senin :P, heheheeheh)



waktu berlalu dan isu2 buat reunian hilang, sambil menjalani hari masing2, saya dan kawan2 sekelas saya itu juga mengalami tahun 2004 yang sudah lewat, tahun 2005 yang sudah lepas, tahun 2006 yang sudah berlalu, tahun 2007 yang sudah tinggal kenangan, tahun 2008 yang sudah kelar, nahh... masuk kembali tahun 2009 ini rencana reunian ini mulai diungkit2 ... apalagi semenjak da pada make facebook malah lebih rame lagi dibahas sesama kawan2.. mula2 dengan komen2 :'son.. gimana ni jadi gak,reuniannya da mau juni 2009 ni..' atau 'son.. gimana katanya kita jadi ya mau reunian ya... dengar kau jadi koordinator yang Jakarta ya???', saya pun jadi ingat2 lagi.. o iya ya, da mau juni 2009, berarti beneran ni.. :D

namun saking ramenya yang muncul di facebook, alhasil gak hanya kawan2 sekelas saya saja yang komen2, kawan2 yang gak sekelas juga ikutan komen, ada yang nanyain kok hanya IPA 1 aja yang ngadain, kenapa kami gak diajakin.. ada yang malah iseng buat ngadain reuni khusus buat, khusus karena IPA 1 jangan diajak kalo ada reuni seangkatan pas mudik libur lebaran nanti.. wew..wew...wew... jadi gak enak ma kawan2 yang lain sebenarnya, cuma mau gimana lagi ini udah janji yang disepakati sejak 5 tahun lalu... maunya ini kita adain dulu, ya mana tau bisa nanti sambil susun2
rencana bikin reuni seangkatan...

akhirnya saya nelpon ke kawan saya (dulunya dia ketua kelas, yang sekarang didaulat jadi koordinator acara/bahasa gaul daerah saya yaitu ketuo bujang :P, sementara saya digadang2 jadi koordinator kawan yang ada di JABODETABEK, halah... bahasanya kayak bahasa politik..tik..tik..tik..hujan rintik :P) buat nanyain kelanjutan rencana acaranya, disepakatin kemungkinan acaranya gak jadi tanggal 15 Juni 2009, tapi mungkin cari momen2 pas weekend aja, sabtu atau minggu gitulah, supaya bisa kawan2 datang.. dan paling enggak pengumumannya dipasang aja dulu biar kawan2 pada tau.. baru nanti da dekat2 hari (akhir bulan mei ini kali) dikabari tanggal pastinya.

buat kawan2 eks IPA 1 2004 kalo bisa datang ya (jangan lupa juga ngabari yang laen)... yang jauh2 pun kalo bisa datang, apalagi kalo masih didalam seputaran daerah sumatera selatan :P, emang sih tempat dan tanggal+jam nya belum ketahuan, tapi siap2in aja waktu kosong di tanggal 20an juni nanti :), dan buat yang IPA 2, IPA 3, IPS 1-3 jangan marah2 ya.. nanti mungkin bisa kita buat momen khusus untuk angkatan 2004, utamanya pas libur lebaran 2009 ini (semoga umur kita panjang, amin :)). saya sendiri insyaALLAH datang, karena memang ada niat cuti dalam waktu dekat ini :D. hehehhe.. jadi ingat asal ketemu kawan2 lama, pastinya.. :'sonnn.. apa itu... kamu jambangan, janggutan, kumisan gitu sekarang ya.. kekekeke' atau 'sonnn... tambah gemuk aja... kacamatanya keren niann :P'.ya... begitulahh, tambah tahun tambah umur, kurang jatah hidup, ada aja yang berubah.. tapi tentunya yang namanya kenangan meskipun judulnya masa lalu yang telah mati, ia tetap saja bisa menjadi pengingat bahwa dulu pernah ada kebersamaan antara kita walau sekarang kita harus beda :P, dan ada pelajaran didalamnya :) untuk diambil. (lagi2, ngutip kata2nya temen waktu ngomentarin tulisan saya, red)

Wassalam

P.S.
-----
Buat Dede Supra Yovi, semakin eksis jadi penyiar caknyo, lebih terkenal Dede sebagai penyiar daripada Dede sebagai anggota Brimob, wkwkwkkwk..


Read more »