12.09.2008

DellaPonakanku

Assalamualaikum…dan halo semua.. tidak terasa sekali ya, 2008 sudah akan mau kita tinggalkan, ada kenangan yang penuh rona didalam 365 hari yang akan telah kita selesaikan dalam waktu kurang lebih 3 minggu lagi ini, saya pun begitu ,beberapa bulan yang lalu saya mudik ke kampung halaman, di Sumatera Selatan, seperti biasa saya menghabiskan waktu dirumah bersama orang tua dan keluarga saya, tidak terkecuali dengan beberapa keponakan saya, salah satunya bernama Della Nadya Putri, waktu itu saya mudik membawa serta ‘Si Buyung’, laptop pribadi mili saya sendiri, saatttt… laptop saya keluarkan dan ternyata keponakan saya yang bernama Della ini begitu antusias, dengan tatap mata penuh keinginan untuk tahu dan berakhir dengan meminta ijin untuk mencoba, saya perkenankan ia mengutak-atik barang canggih saya yang saya sayangi ini… :D, rupa2nya ketertarikannya dengan benda ini sudah lama munculnya, semenjak bagian kosong dibawah rumah kami, dimanfaatkan untuk disewakan sebagai rental computer, disana rupanya keponkanan yang saya cintai ini sering kali mengintip-intip jari-jari mas penjaga rental (mas iqbal, red) yang dengan lincah menari-menari diatas keyboard memainkan beragam kunci shortcut untuk mengetik di Ms.word atau yang lainnya.

Pagi itu saya ijinkan Della mengetik, apapun yang ia akan ketik tak apalah, yang penting kupikir adalah ia sedikit-sedikit mulai terbiasa akrab dengan teknologi untuk membantunya belajar, yang kelak nantinya manakala ia telah dewasa, akan ia butuhkan pula dalam mengaktualisasikan diri dalam kehidupannya. Seperti biasa buat saya dirumah adalah saat tepat untuk dapat mengemil makanan2 yang rajin dibuat ayah saya, lama juga saya comel-comel (ngemil,red) didapur, ada sekitar 30 menit. Kemudian saya kembali, saya terkaget dan bangga dan senang dan haru, ternyata Della telah membuat tulisan tentang dirinya, adik2nya dan sekilas keluarga besar kami… dibawah ini adalah tulisan asli Della yang sudah saya janjikan untuk saya posting diinternet (di blog pribadi saya, red) yang manakala ia sudah dewasa nanti bisa ia baca kembali… ------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama saya dela nadia putri nama adik yolandah maharani nama adik terakhir aku Alvin sejati A ku Di airkarang umur ku 8 tahun umuryolandah 7 Tahun umur Alvin 7

bulan aku sudah punya adik sepupuh namanya hajijah sipa karisma aku sudah kelas 4 sd nama sekolahku sdn 22 oku tanjung baru adikyolandah sudah kelas 2 sd aku punya teman namanya mona dia itu punya adik namanya amiir nama adiksatunya aku Lupa ? aha akutau nama adik mona yuni aku tingal di te mpat nenek .

Aku senang pelem namanya tom and jerri +Barbie +dora pokoknya banyak sekali yang Aku senangi aku ada di baturaja ALIAS / INDONESIA

Almat ?ai r ka rang
Hobi? Jalan –jalan



Bulan lahir ? desember


Namakakek ku asli aziz nama nenekku yus lina wati . nama ibuku Titin rho sella. Aku suka binatang kelinci aku ada kelinci enam ikok.

Nama ?yolanda maha rani

Hobi ? keramayana

Makan ? bakso

Minum ?jus apel

Alamat ?AIR KARANG

Kelas ?dua sd



Nama ?alvin sejati


Hobi ? di gendong

Makan ? bubur

Alamat ? air karang

Umur ? 7 bulan

Nama ibu ? titin rho sella

Nama ayah ? roh jali

Nama kakek ? asli aziz

Nama nenek ? yus lina wati

Nama ayuk ke 1 ? dela nadia putri

Nama ayuk ke 2 ? yolandah maharani

Nama adik sepupu ?hajija sifa karisma

Nama ayuk sepupu ? yulisa lara sati

Nama kakak sepupuh1 ? bram mico gandi

Nama kakak sepupuh 2 ? erikson wijaya

Nama tante ? isma dewi .

Saya punya kucing namanya kitti lucu sekali aku juga punya kelinci punya burung aku punya anjing .

Jika aku JADIAmbulans

“Ayah mau ke toko buku ,
Siapa mau ikut?” Tanya ayah .
“saliha mau ikut~yah!~
Saliha mau cari buku
Tentang bungA~”KATA SALIHA .
“AyahSali mau buku cerita “<
Kata Sali .


Diper jalanan , tiba –tiba
Terdengar suara sirene .
NGIUUUNG! NGIUUUNG!
NGIUUUNG!

“kak saliha ,suara apa itu ?”
Tanya Sali .”itu suara sirene
Ambulans , “jawab saliha .
“Ayah ,kenapa jalan mobilnya ,
Kok,jadi pelan ?tanya Sali
“supaya mobil ambulans
Bisa lewat ,”jawab ayah .

“kenapa tilisan dibagian
Depan ambulans terbalik ,Yah?”
Tanya Sali .
“supaya ,kalau dilihat melalui
Kaca spionmobil didepanya ,
Bisa dibaca tulisan
AMBLANS.”

“Lihat,orang
Yanng sakit
Dinaikan
Ke dalam
Ambulans !”

Wah ,kalau Sali berubah jadi
Mobil ambulans ,pasti Sali
Akan bermanfaat untuk
Orang banyak ,piker Sali.


“Sali akanmem bunyikan sirene
Keras –keras supaya semua
Kendaraan minggir .terus, Sali
Akan berlari kencang supaya bisa
Cepat sampai di rumah sakit .”
Sali juga menyiapkan obat-
Obatan .sehinga ,orang yang
Sakit bisa segera diobati .



“oya ,Sali juga bawa banyak
Mainan.agar anak kecil yang sakit ,
Bisa sambil bermain, sehingga
Enggak terlalu merasa sakit .”

“Terus ,Sali menyediakan
Buku –buku .Ada buku
Untuk orang dewasa
Dan buku –buku cerita
Yang lucu untuk anak –anak .”


“tapi kalau Sali jadi
Ambulans ,Sali tidak bisa
Makan kue buatan ibu dan
Tidak bisa beli buku ,”


“Hmmm… kalau begitu ,
Sali mau jadi anak ibu dan ayah saja ,ah.biar bisa
Makan kue dan beli buku .
Hehehe…,”kata Sali,”
----------------------------------------------------------------------------------------------
Della… semoga ALLAH।SWT selalu menjaga Della, dimanapun Della berada, kapanpun itu॥ dan kelak semoga ALLAH.SWT menjadikan Della sebagai hambaNYA yang beriman dan berilmu, bertaqwa serta berguna bagi kehidupan keluarga, bangsa dan Negara, amin…

Read more »

12.05.2008

AdaDidalamHati

Dari tahun ke tahun kehidupanku terus berjalan, aku memang tidak tahu bagaimana ALLAH।SWT nanti akan menjadikan aku, sebagai apa dan seperti apa. namun sejauh ini aku masih meyakini bahwa dunia tersusun dalam hukum sebab akibat, setiap tindakan akan mengakibatkan tindakan lain, namun belakangan semua nya tidak melulu berjalan dalam prinsip heuristik, sedikitnya pasti ada deviasi, deviasi yang memberi arah kemana sesuatu itu seharusnya terlebih dahulu. deviasi yang terjadi karena kehendak yang Maha Berkehendak yakni, ALLAH.SWT. yang kekuasaanya melampaui batas nalar logika manusia yang terpola dalam jalur kausatif।

berjalan aku searah iringan waktu, dalam perjalanan itu aku tidak tahu kadang, apa betul ini jalan yang memang secara tidak sadar memang diperuntukkan untukku, atau memang jalan yang telah aku pilih sendiri, kalau betul iya, aku takut kalau-kalau telah salah memilih, masuk ke kehidupan yang salah. lagi, kalaupun betul iya dan ternyata aku telah salah ambil jalur, aku hanya memohon semoga ALLAH berkenan mengembalikan aku ke jalur yang benar, meski aku harus jauh berputar balik. tapi lain hal jika ini memang jalan yang Ia berikan untukku, paling tidak untuk waktu sekarang ini, aku masih belum tenang menjalaninya, selalu gelisah, maka dari itu aku hanya berdoa semoga Ia menguatkan dan menenangkan aku dalam perjalanan di jalur ini।


kehidupanku hanya satu dan memang hanya untuk satu kali dijalani, namun sesekali aku bingung dan berangan, bagaimana jika dulu aku paksakan diriku untuk tidak memilih menjadi ini, atau akan seperti apa rasanya jikalau dulu memilih hal yang lain dari hal yang sekarang aku perankan. kembali aku bingung apa betul ini pilihan yang telah aku buat sendiri, dan apa memang ALLAH.SWT yang memilhkannya untukku, tapi bukankah kita diberi kewenangan untuk memilih, memilih untuk menjadi rajin atau malas, memilih untuk berusaha atau pasrah. ah, tidak juga ada juga suatu waktu dimana kita tidak bisa memilih, tidak bisa kita memilih untuk terlahir sebagai anak siapa dan di negara dan jam berapa, betul kan?


aku hanya ingin memiliki hati yang lapang dan batin yang tentram dalam menjalani hidup, menjalankan amanah dengan kesabaran dan penampilan yang terbaik। aku terima jika selama ini aku memang telah banyak melakukan hal-hal yang salah dalam hidup, atau jika dulu aku pernah salah memilih,aku terima itu. dan aku akui semua itu. aku sekarang berusaha menerima semuanya sebagai bagian yang pernah aku miliki dan semoga dari situ aku bisa belajar, menjadi lebih cerdas dalam memandang dan menjalani hidup.agar kedepan semuanya menjad lebih baik, bagiku dan bagi orang-orang disekitar ku.


PS:
----
Ya ALLAH, semoga Engkau berkenan membimbing hamaMu ini agar menjadi hambaMu berjalan dijalan yang lurus dan memiliki hati yang tenang dan tentram serta penuh syukur, amin॥

Read more »

10.08.2008

FilmLaskarPelangi

Pulau Belitung, terpisahkan oleh selat gaspar ke Pulang Bangka, tadinya secara administratif masuk di wilayah Provinsi Sumatera Selatan। otonomi daerah dibidang pemerintahan membuat kedua pulau ini berdiri sendiri sebagai Provinsi Bangka Belitung,kala itu tahun 2002. tapi bukan ini yang ingin aku sampaikan disini, bukan tentang perpolitikan, birokrasi apalagi geografi. ada sisi lain dibalik itu semua, suatu sisi yang geliatnya dimulai di tahun 1970an, dialami langsung oleh 10 orang anak-anak (kala itu), dan dirasakan hingga kini dalam bentuk film yang berjudul LASKAR PELANGI, besutan sineas muda Indonesia, Riri Riza dan Mira Lesmana. semangat, inspirasi dan babak-babak yang mengetuk nurani dalam kisah nyata yang difilmkan itu menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pernah ada cerita tentang perjuangan dan keikhlasan yang menggugah dari Pulau yang nyaris bukanlah apa-apa ditengah gambaran peta daratan dunia.

sejak diputar perdana pada 25 September lalu,berbagai tulisan yang mengomentari tentang film ini bermunculan,baik di dunia maya maupun media cetak. ada yang memberi komentar tentang kisahnya, alur ceritanya, penokohannya. banyak yang memuji tapi tak sedikit yang memberi kritik. tapi apapun itu, wajar dan biasa itu terjadi sebagai tanda-tanda adanya reaksi dan tanggapan, paling tidak itu menunjukkan bahwa kita bangsa Indonesia masih peduli dengan perkembangan dunia perfilman negara kita tercinta ini.



aku sendiri memiliki komentar atas kisah nyata yang dibuat film ini, komentarku ini adalah tentang pelajaran , yang aku dapatkan setelah membaca novel nya yang kemudian aku tonton pula filmnya। semua tokoh yang memerankan masa kecil semua anggota laskar pelangi benar-benar putra-putri asli pulau belitung, mereka lugu dengan gaya bicara dan sikap yang tidak dibuat-buat, cukuplah kepuasan hati bagi mereka setelah memainkan fim laskar pelangi ini, jauh sekali pikiran mereka dari keinginan untuk menjadi terkenal, karena memang bukan itu tujuan mereka. 'kami memang bukan siapa-siapa kok', ujar Verris Yamarno, pemeran tokoh Mahar, saat ditanya tentang kemungkinan untuk tidak dikenal kembali setelah bermain di laskar pelangi. bagi mereka lingkungan di kampung mereka di Pulau Belitung lebih menyenangkan ketimbang Jakarta yang penuh dengan kemacetan.




kisah ini menjadi begitu disukai dan berkesan karena isi cerita yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari yang dialami penduduk Indonesia kelas menengah kebawah umumnya, termasuk aku, aku tidak malu mengakuinya. kisah tentang perjuangan pemenuhan kebutuhan lahir dan batin untuk kualitas hidup yang lebih baik, ditengah keterbatasan dan tipisnya kemungkinan. Kisah tentang keikhlasan yang memberikan ketenangan batin dan kekuatan dalam berjuang melawan kesulitan dan miskinnya dukungan.


seorang teman berkata bahwa hal yang penting yang ia dapatkan dalam kisah ini adalah kenyataan bahwa 'Semangat Justru Lahir Karena Keterbatasan' , betul juga kata teman ini, ditengah keterbatasan itu terbukti ke sepuluh anak laskar pelangi justru tetap bertahan melanjutkan sekolah, namun tidak bagi salah seorang anggotanya yang bernama Lintang, seorang anak jenius didikan alam, yang karena keterpaksaan justru harus meninggalkan sekolah guna menggantikan peran ayahnya, yang meninggal saat melaut, menafkahi keluarga। bagian inilah yang paling tidak saya sukai dalam film ini, sekaligus menjadi bagian yang memiliki titik tekan yang paling kuat yang membuktikan lagi-lagi bahwa 'Semangat Justru Lahir Dalam Keterbatasan', terlihat bahwa semangat untuk terus belajar tetap tidak hilang dalam jiwa Lintang, setelah berpuluh tahun lamanya justru semangat itu telah tertularkan ke putrinya dan teman-teman sekolahnya dahulu, waktu di SD Muhammadiyah di desa Gantung, Belitung.


rasa syukur ternyata mampu mengesampingkan rasa sedih,rasa kekurangan, rasa seperti orang malang dan rasa-rasa lainnya yang amat dekat dengan kemiskinan। semuanya dibawa tertawa, ceria dan jenaka, bukan hendak melupakan, namun rupanya begitulah sebaiknya menjalani hidup, menikmati setiap langkah perjuangan, tidak terseret rasa iri melihat segala kemudahan dan keberuntungan yang didapati orang lain,dalam kisah ini, cita-cita yang begitu kuat untuk tetap bisa sekolah telah menuntun semua anggota laskar pelangi memiliki keberanian untuk terus tetap bertahan di jalan perjuangan, "kita harus berani bercita-cita, kal!! kita harus sekulah tinggi, biar bisa jadi orang pintar... dan dari sekulah inilah perjalanan itu kita mulai!" begitu salah satu dialog yang dibawakan tokoh Lintang ketika menyadarkan teman-temannya yang nyaris hilang harapan untuk terus sekolah. hebat!.


tepat sekali pilihan Riri-Mira meminta Nidji membuat lirik untuk film ini, mereka bisa jadi tidak paham betul rasa yang dialami anak2 laskar pelangi di pedalaman Pulau Belitung itu, namun umumnya bait yang Band ini buat cukup mewakili jiwa dari kisah nyata ini। ini dia sebagian liriknya:

----------------------------------------------------

Mimpi....Adalah Kunci, untuk kita menaklukan dunia...Berlarilah..Tanpa lelah, sampai engkau meraihnya.....
Menarilah dan terus tertawa....Walau dunia tak seindah surga...Bersyukurlah pada yang Kuasa..Cinta kita di dunia...Selamanya....
--------------------------------------------------------------

ataupun lirik yang dinyanyikan Ipang yang judulnya Sahabat Kecil, lagu tentang keceriaan anak-anak laskar pelangi yang mengisi liburan sekolah mereka dengan membantu orang tua, ada yang berdagang, melaut ataupun mencari timah di penambangan, namun mereka tetap ceria dan tertawa... ada rasa syukur disana...
Baru saja berakhir hujan disore ini....menyisakan keajaiban, kilauan indahnya pelangi....melawan keterbatasan walau sedikit kemungkinan..takkan menyerah untuk hadapi...hingga sedih tak mau datang lagi....
--------------------------------------------------------
menjadi manusia berpendidikan yang tinggi dan menjadi orang yang berilmu dan bermanfaat, adalah gambaran tentag diriku yang aku inginkan dihari esok, sembari tetap berusaha untuk bisa bersyukur dan menikmati hidup,semoga ALLAH.SWT memberi jalan dan kekuatan dalam menempuhnya amin...



Read more »

9.14.2008

Metamorposis


Assalamualaikum

Kemarin adalah sejarah dengan jalan panjang yang telah tergelar
Esok adalah misteri dengan jendela-jendela yang siap dibuka
Hari ini adalah tentang bagaimana saya menjalani hidup dalam pilihan-pilihan, sadar atau tidak, yang telah saya buat.

hidup terlalu singkat jika hanya ditemukan pada tiga titik potong sebagaimana diyakini banyak orang yakni: remaja, menikah dan kemudian mati. setiap peristiwa sekecil apapun itu, paling tidak menurut pendapat saya pribadi, adalah mata rantai yang tidak pernah terputus yang akan terus terjalin sebagai cerita-cerita lalu penyokong terciptanya hari depan. saya lahir tanggal 14 September 1987, hari Selasa waktu itu jam 09.00 WIB,begitu yang saya lihat dari tulisan tangan berwarna hitam yang tertoreh di papan dinding kamar Alm. Ibu saya. entah siapa yang menulisnya, saya yakin beliaulah, karena polanya sama seperti pola tanda tangan dan tulisan nama di raport saya yang sering saya mintakan tanda tangan beliau setiap tiga bulan periode sekolah dasar hingga SLTP.

hari ini, di pagi yang cerah ini, di tanah air tercinta ini, tanggal 14 September 2008,Alhamdulillah saya sudah berusia 21 tahun, dan berapa tahun lagi sisa umur saya hidup di dunia ini, hanya ALLAH.SWT yang Maha Tahu. ketika tulisan ini dibuat, saya coba memanggil kembali semua kenangan yang pernah saya alami di setiap tahun yang saya jalani, mengingat kembali wajah-wajah yang telah pernah menemani saya, dan mengenang kembali setiap cita-cita yang telah saya tanamkan didalam hati yang hingga kini sedang saya perjuangkan.

masa kecil saya dan pengalaman-pengalamn yang menyertainya mengajarkan saya untuk mencoba terus menari dan tertawa meski saya tahu dunia saya memang tidak seindah surga, tapi paling tidak ada begitu banyak hal yang patut disukuri, bersukur saya masih dapat merasakan cinta dan membagi cinta, dan yang terpenting bersukurlah saya karena masih ada begitu banyak orang yang bersedia memberi cinta untuk saya. hingga saat ini, detik ini. jika kemarin adalah jalan panjang yang telah tergelar, tentu saja disana ada jejak langkah dari seorang saya yang abadi terekam dalam-dalam. di jejak itu tertulis banyak hal yang sudah sepatutnya saya telusuri sebagai cerminan diri dalam megambil langkah kedepan, ada apa yang terjadi dengan saya ketika saya menggunakan rasio dan perasaan secara tidak proporsional, terlalu melankolis, ada disitu, dan apa yang akan terjadi pada saya ketika saya berjuang dengan kesungguhan dan niat penuh, ada pula disitu.

oh.. rupa-rupanya masih ada begitu banyak hal yang patut disukuri, saya bersukur terlahir dalam keluarga yang sederhana dan bahagia, saya brsukur untuk semua pengalaman hidup yang telah saya alami dari dulu hingga sekarang, saya bersukur untuk kesadaran yang muncul atas kesalahan hidup yang telah saya perbuat dan saya bersukur masih bisa menjalankan berbagai peran dalam hidup saya dengan baik.

jalan hidup yang saya lalui dengan semua rona yang tercipta didalamnya, telah menjadikan saya sebagaimana saya yang sekarang ini. saya berpikir bahwa hidup itu banyak segi, bukan segi empat, segi lima atau segi delapan, tapi segi yang jumlahnya berbanding lurus dengan jumlah pelajaran kehidupan itu sendiri. saya merasa setiap tindak tanduk yang telah saya lakukan merupakan proses menjadikan diri saya matang dalam setiap segi tersebut. ibarat metamorposis, bisa jadi saya adalah seekor kupu-kupu dalam satu sisi kehidupan, namun disisi lain saya masih berwujud kepompong, atau bahkan ulat.

hakikat hidup yang benar-benar hidup adalah hal besar yang saya dambakan dengan sangat dalam hidup saya,dan saya rasa keinginan yang kuat untuk dapat memberi makna bagi lingkungan dan pekerjaan saya telah terinternalisasi dengan cukup baik di alam bawah sadar saya, sehingga hal inilah yang sepatutnya saya jaga dengan baik agar kelak ke depan saya bisa selalu memberi makna bagi lingkungan saya. beruntung saya telah dipertemukan dengan beragam orang yang masing-masing dari mereka, sesedikit apapun itu, dari mereka ada nilai yang bisa saya ambil.

cita-cita saya tidaklah banyak, namun itulah segalanya bagi saya. saya ingin bisa bermanfaat bagi orang banyak, saya ingin kelak suatu saatnya nanti berdiri dengan segala keilmuan yang saya miliki dan berjuang mengedepankan masa depan bangsa demi kemaslahatan rakyat ,dalam bidang yang saya geluti tentunya.amin...ya Rabbi ya Muiin...

Wassalamualaikum

Read more »

8.28.2008

PILKADA SUMSEL 2008

Assalamualaikum... Rasanya baru beberapa waktu yang lalu hingar bingar pemilihan kepala daerah di provinsi Sumatera Selatan, tepatnya waktu itu adalah ditahun 2004 awal, kala itu saya masih berbalut seragam putih abu-abu.


dan ditahun itu pula tepatnya pada tanggal 14 Juli 2004, menjadi saat terakhir saya datang ke Palembang dalam artian bukan sekedar 'hanya lewat', hingga akhirnya amanat negara membawa saya ke Ibu kota provinsi tempat saya berasal, Sumatera Selatan. Namun ada yang beda kali ini, ada suasana 'panas' dan 'gegap gempita' mewarnai kota ini, dimana-mana yang saya lihat adalah wajah dua pasang pria dengan seragam dan attribut yang beragam merepresentasikan provinsi ini yang beragam, ada nuansa resmi dengan jas dan dasinya, nuansa jawa, nuansa religi dengan baju koko dan banyak lagi.. wow, seperti yang sering saya baca di detik.com , disini sedang terjadi suksesi kepemimpinan yang dilakoni dua calon untuk memperebutkan sepasang kursi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Wajah mereka tersebar dan terlihat dimana, di perempatan jalan yang strategis, bandara, tempat2 umu dan bahkan kondisi ini membawa efek menetes pula ke wilayah-wilayah kabupaten, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu, yang beribukota di Baturaja, tempat dimana saya lahir dan menghabiskan masa kecil dan masa remaja saya. jadi wajar saja kalau disana pun sering terlihat wajah dua orang tadi.
sebagai pemuda sumatera selatan rantauan, fakta ini menarik perhatian saya karena ada sebuah dorongan tersendiri bagi saya untuk mengikuti perkembangan daerah asal saya, memang saya bukan seorang yang paham banyak tentang politik dan seluk beluk nya, malah saya tidak suka politik, tapi kondisi ini merangsang naluri putra daerah saya untuk tetap memberi percikan perhatian yang paling tidak menuliskannya dalam blog ini agar ada sarana untuk mewujudkan perhattian tadi.
banyak ragam yang mewarnai cerita dari setiap calon, ragam ini berupa cerita yang dibawa dari mulut ke mulut setiap masyarakat sumatera selatan yang peduli, sedikit apapun kepedulian mereka. karena setiap calon membawa 'sesuatu' yang memantik feeling kita untuk angkat komentar, ada calon yang mengusung visi dan misi untuk menjadikan pendidikan dan kesehatan adalah gratis di Sumatera Selatan, wow, sangat berani dan mantap, dengan tujuan mulia agar prinsip keadilan sosial dapat terwujud. calon yang satu ini tadinya adalah seorang bupati dari kabupaten musi banyu asin, sebelah timur laut dari pusat kota palembang, kabupaten ini, konon katanya merupakan sebuah kabupaten yang kaya akan ladang minyak dan sumber daya perkebunan sawit. namanya Alex Noerdin, bagi mereka yang kontra bakal menuturkan:
'yo wajar b men sekolah dan rumah sakit pacak gratis di muba, la propinsi kayo mak itu, mun sumsel mano ke pacak!!!'
dan macam2 saja ulah mereka yang kontra ini, saya sendiri mungkin berpikir bahwa kasus isu perselingkuhan yang menimpa calon ini, adalah salah satu bagian 'black campaign' nya mereka dan tentang wakilnya juga namanya Eddy Yusuf, ada ada saja komentar tentang beliau ini, karena memang beliau ini tadinya adalah seorang bupati di kabupaten ogan komering ulu, pendek kata, ya kabupaten asalku...
'jangan pilih dio lagi, jingok baturajo, mano dibuatnyo, katonyo nak dibangun ini itu sampe sekarang mano pernah kan.. dah tu pulok dio tu da caro merakyat igo'
memang sih, saya juga secara pribadi pernah dikecewakan oleh mantan Bupati OKU, ini kala itu saya datang ka Kantor PEMDA untuk meminta dukungan saya untuk melamar PBKD ke Universitas Sriwijaya, tapi alhasil saya malah ditinggal maen catur oleh Petugas setempat.
Berikutnya tentang seorang calon yang merupakan incumbent Gubernur Sumsel sekarang, namanya Syahrial Oesman, pernah saya saksikan ia saat di acara debat PILKADA SUMSEL yang ditayangkan TVONE, beberapa minggu lalu, jawabannya tak terlalu meyakinkan dan lebih meminta masyarakat, kami tepatnya, untuk bertanya pada diri kami sendiri tentang apa yang telah beliau kerjakan dalam masa kepemimpinannya. Tak lama yang lalu kita pernah digegerkan tentang isu pemberitaan Beliau yang terlibat Judi, tapi lagi2 ini tidak bisa dibuktikan dan tak ada yang berani memvonis bahwa itu benar2 Beliau.
Wakilnya ini yang yang unik, bukan seorang birokrat tulen, tapi siapa tak kenal ia, namanya Helmy Yahya, semua citra baik2 yang ia miliki menegasikan semua tanggapan miring tentang inkapabilitasnya menjabat sebagai seorang wakil gubernur, beliau juga seorang putra daerah dari sumatera selatan dan pendidikannya pernah ditempuh di sekolah yang sama dengan saya, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara/STAN tepatya. kadang ego saya berpikir: 'kapan lagi anak STAN jadi wagub, udah pilh aja!!'
tapi memang urusan pilih-memilih dalam PILKADA bukanlah sepele, karena mayoritas hasil pilhan akan menentukan wajah Provinsi Sumatera Selatan paling tidak untuk 5 tahun kedepan..
jadi marilah kita melihat dan merasakan dengan hati kita untuk menentukan pilihan kita..
PILKADA for peace..
Wassalamualaikum
PS:
-Kepada Yang saya Hormati, Bpk Hasan Rachmani, terima kasih atas semua keteladanan yang diberikan pada kami, semoga ALLAH.SWT membalas semua dedikasi bapak kepada kantor ini, amin.

Read more »