Posts

Showing posts from June, 2011

Sebuah Ucapan Terima Kasih

Image
Sebuah ucapan terima kasih, gratitude, menjadi begitu dalam maknanya jika direnungkan sejenak, karena didalamnya menunjukkan bahwa kita telah menerima kasih dari seseorang, dan yang sebetulnya berasal dari Tuhan.

Dalam pendakian menuju Rinjani kemarin, ada begitu banyak orang yang telah membantu kami sehingga kami dipermudah, memungkinkan kami menjalankan semua agenda yang kami rencanakan sebelumnya. Semua bantuan mereka begitu berarti dan jika harus ku urai dalam cerita mungkin akan menjadi begitu panjang, oleh karena itu hanya 1 (satu) saja yang aku tulis ceritanya sementara yang lainnya, tanpa mengecilkan arti bantuan dari mereka akan dibuat dalam paragraf khusus masih dalam postingan ini.

Sore itu adzan magrib sudah berkumandang, dan semua urusan sudah kami selesaikan sehingga menurut rencana harusnya kami sudah bergerak meninggalkan kawasan menuju ke Gili Trawangan, sebetulnya agenda ini ingin tetap kami jalankan namun kelihatannya tidak mungkin karena kami mulai kehabisan uang sem…

Danau Segara Anak dan Jalur Senaru

Image
Salah satu pemandangan yang begitu indah dari Puncak Rinjani adalah Danau Segara Anak, bahkan keindahannyapun sudah bisa dilihat dari Pelawangan Sembalun, menjelang senja warna hijaunya makin membuat Danau ini tidak hanya indah tapi juga sangat tenang bahkan menenangkan, well, i can say, it is beautifully interesting but tough to reach, how come? then just keep reading.. :)

Begitu kami sudah kembali dari puncak, maka kami beristirahat sebentar di Pelawangan Sembalun untuk makan siang, mandi di sumber mata air lalu segera repack untuk melanjutkan perjalanan ke bawah menuju Danau Segara Anak. Medan yang harus ditempuh adalah medan yang kami lihat dari atas berupa tebing dan jurang yang berliku, sesekali curam bahkan harus berpegangan erat dengan bebatuan, kemudian sedikit lembah dan bukit yang naik turun, total perjalanan memakan waktu 5 jam untuk ukuran kami, sementara bagi para porter mungkin bisa ditempuh dalam 2-3 jam saja.

Pas dalam perjalanan menuju ke Danau ini kami beberapa kali b…

Menuju Rinjani (IV): THE END

Image
Life is somthing big and it shouldn't be limited within things incarcerating us in a comfort zone. Go out and see many things new then we will be very, very glad that we did.

Pukul 00.30 dini hari, dingin diatas dua ribu enam ratus meter, Pelawangan Sembalun (Hari keenam, 11 Juni 2011).

Bunyi alarm dari dua handphone yang tadi malam aku set langsung membuat aku terbangun, dan segera membangunkan Tamsin dan Yoga untuk segera bersiap memulai summit attack. Segala persiapan mulai dari pakaian, obat-obatan, headlamp, kamera, kami cek ulang agar tidak ada yang tertinggal, dan untuk menambah energi kami makan sepiring bubur nasi terlebih dahulu dan tak lupa menyiapkan dua botol air untuk bekal perjalanan menuju puncak Rinjani, 3726 mdpl.

Setelah semua disiapkan, maka kami bertiga berdoa bersama dan mulai jalan, rupanya kami lah yang pertama kali keluar tenda sementara yang lain masih mungkin lagi tidur didalam tenda, karena memang kami menyadari keterbatasan fisik kami ditambah keinginan k…

Menuju Rinjani (III)

Image
Sore itu, Sebuah setapak kecil yang menjadi jalan masuk ke jalur pendakian di Desa Sembalun menjadi saksi bisu langkah langkah kecil kaki kami menuju Rinjani, Bismillah. We start to live off the land.

Tapi suasana dramatis sebelum mulai trekking ini agak rusak karena ada adegan sikat gigi ku yang jatuh ke got untunglah ada penduduk setempat yang baik hati mau turun ke bawah mengambilkan, kalau tidak ahhh.. tebal juga jadi nya gigi ku nanti. (Poto diatas adalah poto Bang Fian, Bang Ashwan dan Wan, diambil sesaat sebelum kami meninggalkan Pancor) Hehehe...

Sebagai pembuka, jalur awal masih didominasi perumahan penduduk setempat yang nampaknya bekerja sebagai peternak dan petani, ada banyak lahan padi dan kotoran Sapi disepanjang jalur makin kedalam. Kemudian lepas dari kawasan lahan padi dan perumahan penduduk, kami mulai masuk ke hutan kecil pembatas vegetasi menuju Savana, dan di Savana dekat inilah rupanya penduduk setempat biasa melepas ternak mereka untuk merumput. Sambil terus berja…