Posts

Showing posts with the label Malaysia

Quo Vadis Standar Kemiskinan Indonesia.

Image
Ada sebuah negara yang miskin secara sumber daya alam namun unggul dalam perekonomian, sebut saja Jepang. Ada pula negara yang ukurannya begitu kecil dan tidak bisa mengandalkan kekayaan alam namun menjadi negara maju yang diperhitungkan, yaitu Temasek atau Singapura. Berbeda dengan Brunei Darussalam yang walau luasnya kecil namun kuat secara ekonomi karena didukung oleh sumber daya alam. Tapi bila sebuah negara yang ukurannya besar dan kaya akan sumber daya alam, justru tidak tampil sebagai sebuah negara unggul, then there the problem lies... Dan, inilah kondisi yang terjadi di negara kita. Indonesia. PDB tertinggi ke 16 di dunia dan pertumbuhan ekonomi 6,5% tahun lalu masih membuat kita belum lepas dari isu sosial kesejahteraan dan kemiskinan. Singkatnya, pertumbuhan kuantitatif ini belum berdampak secara kualitatif ke seluruh lapisan rakyat, khususnya rakyat miskin. pasca medio 2011, standar garis kemiskinan di Indonesia adalah Rp. 243.729,-/kapita/bulan atau dengan kurs dollar ...

Tor- Tor, Gondang 9 dan Ironi Dalam Negeri.

Image
Lagi, satu kebudayaan milik negeri kita hendak dipatenkan Malaysia. Tadinya kupikir bahwa hubungan kedua negara ini akan makin hangat kala mendengar beberapa Pemerintah Malaysia menyiapkan acara penyambutan para Pahlawan Devisa dari Indonesia. Pahlawan Devisa, satu istilah yang tinggi dalam kata tapi banyak miris dalam kenyataan. Adalah Tari Tor- Tor dan Gondang Sembilan dari Suku Batak Subsuku Mandailing, Sumatera Utara yang diklaim oleh Malaysia sebagai warisan budaya asli negaranya. Namun kabar baiknya adalah pemerintah kita akan segera mengambil langkah untuk mendokumentasikan secara komperehensif atas dua seni budaya ini dan memasukkannya sebagai HAKI. Meski desas desus yang beredar kemudian adalah bahwa perihal pengklaiman ini adalah karena salah paham saja. How come? Dari sumber ini disebutkan bahwa Malaysia hanya hendak mengangkat/mengakui Tor- Tor dan Gondang Sembilan agar resmi disetujui sebagai warisan budaya Indonesia dari Subsuku Mandailing. Tapi sampai disini m...