Posts

Showing posts with the label Sensitivitas

Pajak, Kontroversi Daming dan Sensitivitas Kemanusiaan

Image
Rekomendasi pemberhentian dari Komisi Yudisial tertuju kepada Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Daming Sunusi lantaran ucapannya tentang pemerkosaan dinilai masuk kategori pelanggaran etik yang pantas diganjar sanksi berat. Bagaimana tidak, dengan enteng seorang Daming berpendapat ihwal hukuman mati bagi pelaku pemerkosaan sebaiknya dipikirkan ulang karena baik pelaku maupun korban sama- sama menikmati. Dari sini, kontoversi bergulir. Dimata saya Daming bagai tuna nurani saja. Kendali akal budinya entah kemana. Mari berkaca dari kontrovesi Daming. Benang merah kemanusiaan seorang pribadi yang semula kusut menjadi terurai lewat lisan. Ya. Lisan adalah cermin isi hati dan pikiran. Lewat lisan lah ungkapan Homo Homini Lupus dapat menjadi kebenaran. Sebuah premis sederhana yang patut dipegang siapapun yang mengaku sebagai mahluk sosial. Terkait Pajak, dalam kehidupan sehari- hari, acap kali kita dihadapkan pada masyarakat awam yang mendiskreditkan institusi Direktorat Jendeal Pajak (DJ...