8.08.2009

Tewasnya Nurdin M Top


Bom Bali 2002, Bom Kuningan, Bom Mariott 2003, Bom Ritz Carlton dan JW Mariott bulan lalu adalah sederetan teror mematikan yang disebut sebut didalangi oleh Nurdin M Top, seorang Malaysia yang masuk ke Indonesia ketika pemerintah Malaysia menggaruk habis mereka semenjak peristiwa 9/11 meledak...

Assalamualaikum kawan2 apakabar???seharian ini asal kita buka berita, pasti yang sedang ramai diberitakan adalah tewasnya seseorang yang diperkirakan adalah Nurdin M Top disebuah rumah di Temanggung, jika memang benar Nurdin M Top telah tewas tentu ini adalah berita bagus bagi perkembangan pemberantasan teror bom di Indonesia, karena ia kerap kali dinyatakan sebagai otak dibalik semua peristiwa ledakan bom di tanah air, 7 tahun belakangan ini, kejadian ini benar2 menjadi akhir petualangan Nurdin M Top dalam serangkaian pelariannya dari satu tempat ke tempat yang lain, hidupnya berakhir tragis, tewas terkepung didalam kamar mandi dirumah sepi penghuni. Dan atas ini kalo saya bilang,POLRI dan semua pihak yang telah membantu sebaiknya diberi penghargaan atas kerja mereka.

Saya berpikir kenapa mereka tega berbuat demikian, maksud saya berbuat meledakkan bom itu, kalo memang perbuatannya dialaskan pada agama, hmmhh.. rasanya kok gak manusiawi aja berjuang namun dengan membunuh korban yang tak bersalah, bisa jadi didalam tempat2 yang mereka ledakkan itu ada para orang tua yang bekerja buat cari uang bayar sekolah anaknya, atau kenapa tidak langsung ditujukan kepada orang2 yang dianggap pelaku oleh mereka???mungkin ini disebabkan karena pemikiran yang terlalu luas jadinya perbuatan yang dilakukan tidak dipikirkan lagi akibatnya, dan belum tentu pula tepat sasaran. Nahh... terus terus gini, mungkinkah perbuatan ini adalah sebagai tumpukan kekecewaan mereka karena merasa terpinggirkan, maksudnya gini, mugkin mereka berpikir bahwa semakin lama semakin banyak pihak yang membenci islam sebagai agama, tindakan yang diambilpun kadang diluar batas toleransi, dan itu bukan hanya terjadi di lingkungan kecil tapi juga tingkat dunia, masih ingatkan orang2 Eropa yang anti islam melakukan penghinaan dengan membuat karikatur Nabi Muhammad SAW yang kalau dilihat bisa buat marah umat islam dimanapun mereka disetiap sudut di bumi ini.

well, kalo memang begitu, sekilas lintas seperti wajar kalo melakukan balas dan menunjukkan rasa sakit hati dengan membuat semacam teror yang mungkin kalau dibahasakan dalam bahasa manusia, bom2 itu ingin ngomong:'kalau kalian tak henti menghina islam, selamanya kalian akan hidup dalam ketakutan lantaran teror dan kematian', cuman benarkah pantas berbuat balas dengan melakukan pembunuhan via bom (:D... kayak delivery aja pake via via segala) yang justru semakin menjadikan islam semakin terpuruk dimata dunia, dan menjadikan orang2 yang membenci islam semakin mendapat celah untuk berbicara lantang betapa kejamnya islam.

Ahhhh.. tidak bisa begitu, sebagai seorang muslim, saya tau bahwa panutan saya Nabi Muhammad SAW, tidak pernah melakukan hal2 kejam kayak gitu, beliau SAW juga tidak pernah memaksakan islam pada siapapun, termasuk pada orang2 yang dulu pernah mengusir beliau dari kampung halamannya di Mekkah, lebih jauh lagi, rasanya Nabi Muhammad SAW gak setega itu pada orang2 dengan melempar dan meledakkan bom, yahh... mungkin menurut saya bahwa banyak yang terlalu frustasi dengan tindakan yang meminggirkan islam akhirnya memberi tanggapan dengan jalan yang tidak tepat.

Jika saja toleransi kehidupan beragama dipelihara dengab baik, tidak memaksakan dan menghinakan suatu agama mungkin kejadian ini tidak akan ada, cuman itulahh.. keinginan untuk memaksakan dan meminggirkan mereka yang tidak sepaham menjadi pelatuk dan bom waktu yang suatu saat bisa mengacau-balaukan kemanusiaan.. dan buat saya pribadi, dengan tewasnya Nurdin M Top semoga tidak ada lagi peledakan yang berbahaya,dan semoga tidak ada lagi Nurdin Nurdin penerus yang melanjutkan aksi frustasi ini, karena ada jalan lain yang bisa dipakai untuk menunjukkan bahwa umat islam tidak terima dipinggirkan dalam kehidupan dunia, yaitu dengan belajar dan 'belajar'

Wassalamualaikum

0 komentar:

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.