Seyuman Badut Sapi
Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi
Biar terjadi .
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua... Kan baik baik saja
Senja itu... di koridor menuju pintu keluar.. Badut Sapi berdiri melambaikan tangan mengucapkan perpisahan ke kami semua, ahhhh tanggung nii.. poto dulu bentar sama itu badut jadinya heheheh setelah ditolak badut pas dipintu masuk paginya tadi hahaha..
Assalamualaikum wr wb, halo kawan2.. pagi ini dingin, tapi habis dingin datanglah hangat (kedengarannya maksa gak ya? hhehee) dan kemudian mengembanglah senyum.. senyum yang seleber senyuman badut sapi seperti di poto diatas..wkwkwkw..
well..well..well, ngomongin soal senyuman badut sapi, kalau diliat lagi semakin diliat liat, itu badut sapi mukanya lucu juga ya.. (tapi g recomended buat liat sapi yang aslinya :P) senyumnya lebar, badanya gendut lucu, tangannya melambai ramah, kupingnya lebar,juga badannyapun golak golek kekiri kekanan..makanya orang jadi terhibur dan jadilah poto-poto bersama sibadut sapi itu..
Tapi beberapa waktu lalu saya pernah melihat dua orang ibu-ibu yang sedang duduk kelelahan, wajah mereka berpeluh,rambut disekitar dahi mereka basah karena keringat, sedang berjalan ditengah panas terik. tapi badan mereka terlihat lucu, karena mereka memakai kostum badut kelinci, hanya saja kostum bagian kepalanya sedang mereka lepas sehingga terlihatlah 'nyawa badut yang sebenarnya'.
Namun semua kelelahan mereka tidak terlihat sama sekali karena tertutup wajah badut yang lucu dan menggemaskan,dann.. jika saja yang ditampilkan badut sapi dan badut kelinci itu adalah wajah asli manusia yang ada didalamnya yang sedang kelelahan, maka semua orang akan enggan buat poto bersama mereka..
Saya jadi kembali sadar tentang satu hal bahwa apa yang ditampilkan lewat senyuman dan keceriaan dalam keseharian kehidupan kita belumlah tentu mewakili keadaan dalam diri dan hati kita yang mungkin bertentangan. Namun, senyuman dan keceriaan yang kita tunjukkan dalam keseharian hidup bisa selalu menjadi daya tarik tersendiri yang membuat orang-orang sekitar kita tetap merasa nyaman dan aman. Sehingga, kita tidak kehilangan kesempatan dan momen-momen yang indah dalam kesehari-harian karena dari situ mana tahu akhirnya kita menemukan cara untuk tetap terus melangkah dan bertahan.
Wassalamualaikum
P.S:
------
Terpikir juga bisa jadi orang yang pakai kostum badut sapi itu sedang kelelahan disore hari... semoga rejeki kalian lancar .. amin... :)
Mas Erikson,
ReplyDeletePostingan kali ini membuat kita harus lebih bersyukur. Begitulah, dengan tujuan untuk mendapatkan rezeki, 'sang badut' rela menampakkan raut ceria ditengah keletihannya.
Terimakasih.
nice quote son.pekerjaan kita sebagai pelayan' yang menuntut untuk terus menampilkan keramahan dan keceriaan tidak peduli kondisi hati yang sedang dialami
ReplyDelete@Djonggara: makasih mas, ini juga sekaligus mengingatkan suatu momen ketika saya tanyakan seorang kawan apakah dia bosan dengan pekerjaanya dan dia jawab lebih bosan lagi orang yang cari kerja belum tentu dapat.. mari kita tetap semangat!!!
ReplyDelete@putra: hehehe front liner nya ya put?? semangat put, aku juga nih di Call Center sistem informasi :) harus tetap ramah meski user datang dengan nada yang beragam.. ;)
ReplyDeletelike this!
ReplyDelete^_^
@anonymous: makasih.. dan makasih juga atas kunjungan nya :)
ReplyDeletesenyum juga ibadah bukan ..? selain enak di pandang orang juga dpt pahala..
ReplyDeletesalam, ^_^
Badutnya tersenyum memang lucu, tp badut² yg sering masuk TV krn kasus penegakan hukum nyebelin bgt ya..hehehe
ReplyDelete@Didien: betul kau bro.. g punya kita duit, kasih senyum pun orang da senang kan hehehe ;) terima kasih atas kunjungannya ya..
ReplyDeletedengan senyuman konon beban yg ada dalam diri kita bisa sedikit berkurang..
ReplyDeletekunjungan pertama, salam kenal
seandainya di indonesia ada budaya senyum sepertinya hidup ini akan lebih indah deh...
ReplyDeletesalam kenal
@Caride: hehehe.. senyum nya laen, seribu tafsiran kalo itu bikin bingung, lebih baik g usah diliat.. ;))
ReplyDeleteikutan senyum deh disini...heehehe
ReplyDelete@dGadget: itu yang sedang saya coba pahami bro, semoga bisa amin :D:D:D:D:D
ReplyDelete@dCamz: hahaha mulainya pejabat2 dulu senyum sama masyarakat ya.. tapi jangankan senyum bro.. turun ke lapangan aja mereka masih pakai atribut dan pangkat kebesaran, jadi malas liatnya..
ReplyDelete@OK: silahkan..jangankan senyum.. ngakak juga boleh :)) :)) :))
ReplyDeleteitu memang sudah menjadi tugasnya, dan itu kewajibannya atas hak yang akan didapatkannya nanti!
ReplyDelete@Ikutan: terima kasih pendapatnya.. itu adalah sisi pelajaran lain yang bisa saya lihat, dan kau juga benar bahwa itu adalah kewajibannya..
ReplyDeleteCieh..tambh rame aj blogx EW! Prikitiuw!! Jd ingat lg pengamen dpostinganq yo EW.. "Teringat senyum dan sapa ramahmu kmrn sore". Jd maybe..sesedih apapun kta,senyum tetep lbh baek bwt smua orang yo EW. Tp hr niy plus dtmbh postinganmu jd keingat puisi yg d postinganq yg cerpen g berjudul itu.."dingin menghentak diluar,dingin merayap d dalam" kakakaks.. (AD mah niatx promosi..*kaburr..!tkut dtimpuk EW)
ReplyDelete@AD: heheh inilah fa akibat keseringan nengok blog kawan2 jadinya banyak yang liat juga wkwkkwk.. makasih juga buat Ibu Asyifa Dasuki atas kunjungannya jauh2 dari Negeri Atheena *pakai seragam jas lengkap pegang mike didepan podium* hahahaha... salam buat pengamen itu ya fa..
ReplyDeletewuiiiiiiiiiiiiiih badutnya cantik!!!!!
ReplyDeleteeriksonnya gak cantik!!! hahahahaa
(soalnya cowok)
@Elsa: haha gak apa g cantik, asal tampan karena saya pria tampan..paling gak begitulah judul lagi band Tipe-X dalam ambum Discography wkwkkwkwkwk =))
ReplyDeletemari senyum mari berbahagia lewat senyuman
ReplyDeletebtw, badut sapinya yang mana? kekekekek
*di lempar erikson pake badut sapi*
@zulhaq: ayokk yokkk.. badut sapinya itu yang komen persis diatas ku ini hahahaha.... *tertawa gembira merasa menang dari si zulhaq wkwkwkkw*
ReplyDelete