11.29.2009

Idealisme dan Sebuah Ironi


Mereka yang idealis telah hilang, atau mati terbuang.. seperti tragedi seorang loyalis yang tersingkirkan..

Soe Hok Gie dari Indonesia yang memilih mengasingkan diri dari hiruk-pikuk politik dan kemudian wafat dipelukan alam gunung semeru, Omar Torrijos (Panama) dan Jaime Roldos (Ekuador) yang nasionalis dan dicintai rakyat mereka telah wafat secara terhormat dalam suatu kecelakaan yang diduga sengaja dirancang oleh CIA dan mereka yang mengabdi pada kepentingan korporatokrasi USA.

Assalamualaikum Wr Wb dan apa kabar kawan-kawan sekalian??suatu hari saya chatting dengan seorang kawan mengenai suatu topik yang ujung2nya dia mengeluarkan pendapat yang dibilangnya bahwa saya terlalu idealis, berikut ini cuplikannya (untuk keselamatan pelaku id chattingnya saya samarkan jadi xxx):

xxxx: ahh idealis kali kau bro
me: hahahha
xxxx: kurasa tak cocok kau kerja dikantor itu
me: buka PT aja la aku PT Gonjang Ganjing, jadi dimana cocoknya?di utan?haha
xxxx:ya ...erikson orang pertama yang membuka perpustakaan dan sekolah dipedalaman papua, erikson orang yang pertama membuat rumah sakit apung dikalimantan.. hal yang menang dihati orang banyak bro :D
me: idealisme memang selalu dikesamping kan hehehhe begitulah
xxxx: erikson yang mati karena nekat berpetualang diragunan hihihi
me: hahahha nantik aku buat gini, apa ya.... *bingung hahahah
xxxx: erikson pemuda tampan tapi bersahaja yang membangun 15 sekolah gratis dan ribuan beasiswa buat pelajar negeri ini wuihh mantap tak ada yang mo jadi biasa2 aja bro..
--finished--

Ya.. kadang memang ada pikiran idealis yang berpijak pada suatu gambaran ideal yang seharusnya, dan banyak juga orang yang berpikir seperti itu, termasuk saya. pemikiran idealis meski tidak sempurna terus membayangi pikiran dan menggerakkan tangan dan mulut untuk bertindak, dimulai dengan berdiri melawan arus penguasa, biasanya mereka hanyalah bagian yang sedikit yang memegang kuasa, sehingga yang banyak adalah kaum minoritas yang melaksanakan, yang menjadi korban kebijakan. kemudian dilanjutkan dengan melakukan serangkaian tindakan yang diistilahkan kawan XXX itu dengan kata2 'yang menang di hati orang banyak'.

Tapi faktanya, yang berjalan dengan prinsip idealis ini kebanyakan akan terasingkan untuk kemudian dengan sendirinya mati secara karakter dan dianggap aneh serta tidak dilibatkan, untuk kemudian mereka menjadi orang-orang yang makin mengikuti kata hati mereka, mengikuti apa yang mereka yakini sebagai kebenaran dan berjuang dengan cara mereka sendiri.. tapi manakala akhirnya pun mereka harus mati maka mereka mati dengan catatan sejarah yang akan dicintai dunia atas perbuatan mereka melakukan suatu hal yang menang di hati orang banyak..

Mereka tidak minta dikenang tapi paling tidak jika kisah mereka kelak bisa mengilhami orang lain sesudah mereka maka itu adalah kabar gembira buat mereka.. karena perjuangan untuk mewujudkan tentang tatanan yang bagaimana seharusnya, tidak bisa berhenti atau dihentikan sampai gambar ideal itu menjadi nyata..

Wassalamualaikum

P.S:
----
#1.Gambar diambil dari http://www.multimediahelp.org/downloads/graphics/templates/thinker.jpg
#2.Terima kasih untuk seorang kawan atas nama Arif Notonegoro untuk Chatting sore pelepas penat dari kesibukan kantor.

7 komentar:

  • Fly^Pucino says:
    30 November 2009 at 08:42

    Pertama GAN!! Seneng aq!

  • Fly^Pucino says:
    30 November 2009 at 08:47

    Baru..aj kmrn kejadianx,sorang temen telp aq. Dan akhrx aq mnt pendptx untk suatu hal. Dr obrolan,sbnrx bnyak yg blg fa orgx idealis. Ato apa itu istlahx.. Jg nasehatx yg minta aq untk ikuti arus. Tp skali lg hati bcr.. Knapa mesti diam? Knapa hanya mesti mengamati? Kita butuh aksi! Kalo tenaga kta tak punya.. Mungkin dgn tinta. Krn kekuatan tinta sekrg bak gelombang tsunami yang menggulung samudera. Tull gak son?

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    30 November 2009 at 09:07

    @AD:#1.silahkan fa..
    #2.tulisan kau ni fa macam tulisan sms aja ada -x nya hahaha free space banyak dibuatnya singkat x=ny hahaha.. *lari dikejar AD pake golok :D* ya fa, kadang nurani bicara, meski tau resikonya, tapi yang namanya dorongan utnuk berjalan dengan cara yang kita pilih sebagai pilihan yang sesuai dengan hati nurani menjadikan kekuatan untuk bertahan.. ya begitu lahh kira2.. oii apdet dl blog yo oii wkwkwkw

  • ariv says:
    30 November 2009 at 10:18

    HOPE is good things and good things will NEVER DIES " Andy Dufresne "....

    keep the hope and idelism alive... cause you are Erikson Supertramp

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    30 November 2009 at 10:34

    @AN: hahaiii nonton Shawsank Redemption juga rupanya ya.. hebat tu dia, menyimpan harapan yang bebuah kenyataan lolos dr penjara demi kebenaran yang ia pegang, meski harus melalui saluran air yang super kotor dr penjara tersebut.. btw ada itu review nya di postingan bulan kapan ya di BSE ini

    http://blogsierikson.blogspot.com/2009/04/shawsank-redemption.html


    makasih untuk Supertramp nya haha :D:D:D:D... and you are super ariv, lanjut gannn....

  • tengkuputeh says:
    2 December 2009 at 17:00

    Hehehehehe,,, dunia jd milik kaum pragmatis skrg ini...

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    6 December 2009 at 21:48

    @tengku:makasi van da mampir hehehe... miris pan, tapi inilah mungkin bahwa hidup adalah tentang pilihan, pelan2 dan menerima konsekuensinya

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.