5.27.2012

Catatan Pendakian Kerinci (I)

Kerinci dengan ketinggian 3805 mdpl merupakan Gunung Berapi tertinggi di Indonesia, berada di Kabupaten Kerinci, Kec Kayu Aro, Desa Kersik Tuo. FYI, dulu nya Kabupaten Kerinci ini masuk wilayah Provinsi Sumatera Tengah, namun pada 1957 ketika Provinsi Sumatera Tengah di pecah, maka wilayah Kerinci ditambahkan dengan bekas wilayah Kesultanan Jambi menjadi Provinsi Jambi berdiri sebagai satu kesatuan wilayah bersama dengan 27 provinsi lainnya kala itu. That is just a brief view. Catatan ini menjelaskan rute, waktu tempuh dan medan pendakian Gunung Kerinci yang kira- kira sepekan lalu kami lakukan.

Rute dan Waktu Tempuh;

Kami memilih transportasi darat dari Palembang pada tanggal 11 Mei 2012. Berangkat dari Pool Bis AKAP IMI AC di KM 12 seberang Asrama Haji Palembang, dengan tiket Rp. 60K. Ketika itu pukul 10.00 WIB dengan tujuan Kota Jambi. Karena menurut informasi yang kami peroleh tidak ada Bis langsung dari Palembang ke Kerinci, melainkan hanya sampai di Kota Jambi. Sehingga rutenya adalah: Palembang- Jambi- Kerinci.

1. Palembang- Kota Jambi, 11 Mei 2012 @11.00 WIB

Bis IMI mulai berjalan pukul 11.00 WIB dari Kota Palembang, dengan waktu tempuh normal sekitar 5 jam, maka aku kira sebelum Magrib kami sudah akan sampai di Kota Jambi, dan juga masih banyak tersedia Travel ke Kerinci. Perjalanan ini melewati jalur Lintas Timur Sumatera, yaitu: Palembang- Betung- Sei Lilin- Bayung Lincir- Tempino- Kota Jambi. Adapun Betung, Sei Lilin dan Bayung Lincir masih masuk dalam Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Musi Banyu Asin. Sampai di Tempino, maka sudah wilayah Provinsi Jambi. Namun, karena kendala teknis, Bis yang kami tumpangi baru masuk Kota Jambi menjelang magrib dan tiba di pool terakhir pukul 18.30 WIB. Alhasil, kami sudah ketinggalan travel tujuan Kerinci. Alhamdulillah, Berkat bantuan seorang teman di Jambi, kami menginap di Hotel Aini dan baru berangkat ke Kerinci besok pagi dengan travel Safa Marwah.

2. Kota Jambi- Kab. Kerinci, 12 Mei 2012 @11.00 WIB

Pagi hari pukul 09.00 WIB kami berempat (Aku, Yuda, Ame dan Riya) sudah dijemput oleh Travel Safa Marwah (kami pesan tiket ini di terminal pool bis IMI semalam begitu sudah tidak ada alternatif loket lain, dari agen yang ada di sana, namanya Bapak Tampubolon) dengan tiket sebesar Rp. 120K kami akan diantar sampai di Kota Sungai Penuh, dan dari sana kami berencana menumpang angkot ke Desa titik awal pendakian, Desa Kersik Tuo, Kec. Kayu Aro. Adapun rute dari Kota Jambi menuju Sungai Penuh, adalah sebagai berikut: Kota Jambi (Simp. Rimbo)- Sarolangun- Bangko- Sungai Penuh. Menurut informasi, waktu tempuh Kota Jambi- Sungai Penuh (Kab. Kerinci) adalah 12 jam, wajar saja, karena Kabupaten ini sudah hampir berbatasan dengan Sumatera Barat, bahkan 4 jam perjalanan sudah bisa sampai ke Kota Padang.

Perjalanan darat Kota Jambi- Sungai Penuh menempuh jalur yang berkelok- kelok, terlebih ketika sudah melewati Bangko menuju Sungai Penuh. Sangat dianjurkan untuk membawa obat anti mual atau masuk angin. Ketika kami istirahat makan di Sarolangun, kami memutuskan untuk langsung minta diantarkan ke Desa Kersik Tuo, karena diperkirakan kami tiba di Sungai Penuh pada malam hari dan sulit untuk mencari angkot yang masih beroperasi. Dengan menambah ongkor Rp. 37.500 per orang kami pun sepakat! Tiba di Bangko sore hari perjalanan langsung berlanjut ke Sungai Penuh dan tiba disana pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB. Sekitar 23.30 WIB kami pun sudah masuk di Desa Kersik Tuo dan turun persis di depan Tugu Macan, yang sudah menjadi ikon kenamaan desa ini.

Kamipun beristirahat di basecamp milik keluarga Heru, setelah dijemput oleh rekan kami Bang Johan, sambil menunggu rombongan anggota tim yang berangkat lewat jalur udara dari Kota Padang. Mereka pun baru tiba pada pukul 02.00 dini hari 13 Mei 2012. We're ready for Kerinci today! Bismillah...

To be continued...

P.S:
----
Photo, Courtesy By: Moehammad A Noeryadi.

7 komentar:

  • Anonymous says:
    28 May 2012 at 22:17

    bang boleh nanya, kalo dari jambi ke sungai penuh tiket bus IMI berapa ya? dan itu ke starting point pendakian kerinci ada angkuatn apa? makasih

  • Erikson Bin Asli Aziz says:
    29 May 2012 at 03:04

    @Anonymous: sebetulnya aku malas ngerespon komentar dr anonymous visitor. Dan sepertinya tidak kau baca dengan detil postingan ini, pertanyaan mu sudah ada jawabannya semua di postingan diatas, coba kau baca baek2.. :)

  • Amal Rizky says:
    9 August 2012 at 19:31

    Abang erik ctatan perjalan ke kerinci uda dibaca semua...dan sangat menjelaskan detail pendakian ke kerinci..insya allah september ini gw ke kerinci bang lewat. Kota jambi jg persis seperti tulisan abang..thanks info perjalanannya..

  • BSE says:
    10 August 2012 at 06:11

    @Amal Rizky: Terima kasih Rizky, semoga sukses perjalanannya. Have a nice and safe trip.. Btw, sebaiknya kontak temen yang di kersik Tuo jauh2 hari dari sekarang karena kadang mereka sudah janjian sama tim lain juga...

  • bpckere says:
    7 December 2012 at 20:24

    Kalo lewat Lubuklinggau malah jauh ya gan?

  • issaragih says:
    30 December 2012 at 02:04

    btw travel jambi - kerinci 100 ribu
    dan sungai penuh - kersik tuo 10 ribu
    have a nice day bang hehe, lagi mencoba mau naik gunung ...

  • Rolly Angga Wijaya says:
    24 May 2014 at 22:43

    Kapan lagi kak mendaki ??? ngajaki aku,, calling :D :D :D

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.