Posts

Jangan Buruk Negara DJP Dikampak

Image
DJP Kembali menghadapi tantangan, program modernisasi yang bergulir sejak lebih dari sewindu lalu setidaknya sudah dua kali dihembus berita miring, pertama Gayus Halomoan Tambunan. Dan kini, muncul nama Dhana Widhyatmika (DW), dengan dugaan pencucian uang yang bermula dari temuan PPATK atas rekening berjumlah besar atas nama yang bersangkutan. Banyak hal yang perlu diangkat dari berita ini? Terutama sekali adalah apa benar ini menunjukkan bahwa DJP gagal dalam menjalankan reformasi perpajakan? dan dalam bahasa yang lebih dramatis, apakah remunerasi gagal menjamin terhapusnya tindakan penyimpangan dibidang perpajakan? Sudut Pandang untuk Dhana Widyhatmika (DW) Namun demikian, sebelum kita membahas lebih jauh perihal diatas, asas praduga tidak bersalah harus tetap kita pegang untuk memungkinkan Dhana Widyhatmika (yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung) mendapatkan haknya sebagai warga negara dimuka hukum. Kasus ini sudah berjalan dan dalam tahap penyelidikan lebih lanjut ...

Humaniora Sekitar

Image
Ada puluhan atau bahkan ratusan wajah yang lalu lalang dalam keseharian kehidupan ini, mereka tampak biasa saja, namun kalau sempat sejenak saja duduk dan menggali hidup mereka, bisa saja pandangan itu berubah sekaligus memecah kebuntuan untuk melangkah melanjutkan hidup. Karena ini tentang humaniora dalam kehidupan sehari- hari. #1. Inayah, bocah kecil berusia 3 tahun yang aku temui di Panti Asuhan didekat kos, ia menangis memeluk pemimpin yayasan Panti, bagai memeluk Ibunya sendiri. Ibu nya lumpuh sehingga tidak mampu lagi merawatnya sementara ayahnya sudah semenjak ia 2 bulan dalam kandungan pergi ke Malaysia sebagai TKI yang sampai kini belum ada kabar. Entah kapan akan pulang. Ketua yayasan itu malah sudah putus asa dan mengira sang ayah sudah meninggal, lantaran maraknya berita miris ihwal TKI di sana. #2. Ada lagi seorang pemuda mungkin 3-4 tahun saja lebih tua dariku, bekerja sebagai pemburu lubang alias penambal ban bocor di kawasan Bukit Besar Palembang, siang itu aku sedang...

Sementara Itu...

Image
Ini sudah akhir Februari, tepat seminggu aku kerja di kantor baru. Bersyukur sekali aku berada di lingkungan kerja yang menurutku memiliki suasana yang 'cair' dan dengan seorang atasan yang membuatku sejauh ini merasa nyaman bekerja. Di tempatkan di seksi Pengawasan dan Konsultasi (Waskon), setidaknya memberiku kesempatan untuk belajar hal secara teknis langsung dari kenyataan dilapangan. Walau sebetulnya tugas pokokku sangat berpotensi menjemukan karena terkait dengan administrasi surat dan dokumentasinya, tapi banyak hal yang mampu men- drive mindset ku untuk memaknai ini secara positif. Alhamdulillah . Tugas di kantor pelayanan seperti ini sangat jauh berbeda kalau aku bandingkan dengan pekerjaan semasa aku di kantor pusat dulu. Dulu disana, aku bagai pengampu yang setiap harinya berkelindan dengan banyak troubleshooting case untuk diselesaikan dengan skill khusus. Tetapi tugasku di kantor pelayanan kini, kalau aku pinjam perkataan seorang senior dikantor dulu adalah pek...

Tulisan Untuk Palestina

Image
Sekitar 3 tahun lalu, aku menulis tentang konflik Israel- Palestina. Semata karena didorong rasa kemanusiaan melihat penderitaan mereka yang kehilangan orang yang terkasih. Namun titik berat nya lebih ke bagaimana Palestina harus berjuang melawan penjajahan yang didiamkan dunia. Sesama Muslim itu bersaudara, begitu kata Nabi Muhammad SAW. Mungkin ini salah satu bentuk kecil kepeduliaan ku untuk mereka disana. Palestinians’ Tears, it sounds spellbinding and that is the fittest phrase to delineate how Palestinian people live in this present times, when I was just a kid, I frequently heard about the conflict in the middle-east, I didn’t know which countries evolved within it. Finally I slowly put my concern to that catastrophic since I witness by my self the sufferance, homelessness, famine, and terrifying events experienced by refugees or the victim of the long-time war. Little do I know about this conflict, but I feel worthy of telling others about what I know about it, by far, I rea...

Back To Work After 2 Year-Off

Image
Dengan kemeja Batik merah menyala dengan motif khas Songket Palembang, bawahan hitam panjang. Aku tampak rapi, tapi sayangnya tanpa sepatu karena aku baru ingat bahwa sepatu aku masukkan dalam rombongan barang yang dikirimkan dari Jakarta dan baru sampai ternyata siang hari nya. Jadi terpaksa pakai sendal saja dan sudah janjian dengan teman (Padel) yang tinggal didekat kantor untuk pinjam sepatunya nanti bertemu disana. Kemarin, Jumat 17 Februari 2012 kali pertama aku kembali ke kantor setelah sekitar 2 tahun dibebas-tugaskan. Berangkat pagi sekitar pukul 07.00 dengan tumpangan motor Bapak Anwar Effendi (senior di kantor sekaligus orang tua teman tempat sementara aku menginap di sini). Beberapa meter dari kantor Padel sudah menunggu untuk menyerahkan sepatu yang akan aku pinjam, aku tidak peduli lagi dengan ukuran karena agak susah untuk mencari yang seukuran dengan kakiku (43). Jadi asal ada saja sudah cukup lah . Hasilnya, kekantor baru dengan sepatu pinjaman yang ukurannya kekecil...

Meracau Pagi Ini

Image
Where do you see your self in the next 5-10 years? . Itu pertanyaan yang di terima Michael Scofield ketika ia melamar sebagai insinyur pada sebuah perusahaan Konstruksi di Amerika dalam adegan Film Serial Prison Break Season I. Namun nyatanya beberapa tahun kemudian ia ada didalam Penjara Fox River. Ia berada di penjara untuk menyelamatkan Abang nya (Lincoln Burrows) yang akan dihukum mati untuk sangkaan yang tidak pernah ia lakukan. Padahal untuk Engineer secerdas Scofield ia bisa saja sudah berada pada tapakan karir yang menjanjikan dalam rentang 5- 10 tahun itu namun skenario yang ditulis oleh Paul T Scheuring berkata lain. Hidup memang penuh kejutan, kalau pekerja film saja mampu membuat kejutan yang demikian, maka tentu saja ALLAH.SWT mampu membuat kejutan yang lebih mengejutkan, diluar dugaan, tanpa disangka- sangka, dari arah yang tiada dikira. Namun ALLAH.SWT sudah menyebutkan dalam Al-qur'an agar kita sebagai hambaNYA tetap berusaha. (QS: Ar'Ra'ad: 11). Sepertiny...

Mengapa Harus Gusar Kebijakan DIKTI?

Image
Ada peraturan baru dari DIKTI terhitung tahun ini, bahwa setiap mahasiswa Sarjana maupun Pasca Sarjana wajib menerbitkan Jurnal Ilmiah yang dapat dipublikasikan di Jurnal baik skala nasional maupun internasional. peraturan ini menjadi syarat wajib kelulusan selain Skripsi, Tesis atau Disertasi. Dan jujur saja, aku mulai gusar. Gusar karena aku sadar bahwa pengalamanku dalam kepenulisan ilmiah adalah nihil. Sementara itu, momen untuk menelurkan karya serupa tersebut sudah sejak setahun belakangan kunantikan. Terus mengapa gusar? Karena minimnya pengalaman itu bertemu dengan minimnya pengetahuanku atas sektor yang kuminati. Aku belum paham apa itu Metodologi Penelitian atau Ekonometri, sampai kini aku baru pada tahap memahami kembali ilmu perekonomian dimulai dari level Mikroekonomi, belajar secara mandiri saja untuk saat ini. Pembelajaran di bangku kuliah kemarin terasa bagai angin lalu saja jika tanpa perulangan yang berarti. Paling tidak, begitu lah yang aku alami. Karena memang aku...