Posts

Catatan Pendakian Salak

Image
Note ini saya dedikasikan untuk: SABUMI, Genkis dan Codet, Ekong dan Romi, serta tiga rekan dari Pandenglang (lupa namanya) serta KPA STAPALA STAN, terima kasih banyak untuk semuanya, karena pendakian ini tidak akan menjadi semakin berkesan dan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya keberadaan peran masing-masing kita semua. Terencana sejak sekitar 2 bulan lalu dengan maksud untuk menciptakan satu momen kebersamaan diantara saudara-saudara seperjuangan saya waktu diklat STAPALA kemaren (saya DO), akhirnya berangkatlah 30 pasang kaki-kaki kecil kami ini menuju salah satu puncak yang memaku bumi Jawa Barat, Gunung Salak. Jumat, 25 Maret 2011, sekitar jam 23.00 malam dengan menggunakan truk TNI yang menyediakan jasa antar jemput dalam perjalanan kami. Jam keberangkatan tersebut menyesuaikan dengan jadwal rapat BPH STAPALA mengingat banyaknya saudara-saudara SABUMI saya yang turut serta dalam rapat tersebut. It is understanable, as they are now the members required to give their best fo...

Pelangi, Matahari dan Saya

Image
Padang hijau dibalik gunung yang tinggi Berhiaskan pelangi setelah hujan pergi Kuterdampar ditempat seindah ini Seperti hati sedang, sedang jatuh cinta Lagu BIP yang judulnya Pelangi dan Matahari ini memberikan keterwakilan tersendiri atas hal-hal yang saya jalani semenjak 2 tahun belakangan, semua diawali dari keputusan untuk sementara meninggalkan bangku sumber penghidupan di sebuah gedung bertingkat di bilangan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, yang membuat saya terbiasa dengan suguhan pemandangan kemacetan ibu kota dan gerombolan manusia yang tampak kecil berjalan gesit beradu cepat dengan putaran roda zaman. Keputusan itu adalah keputusan yang membuat saya seperti mampu melihat padang hijau dibalik gunung yang tinggi. Sampai akhirnya terdampar dikeindahan dunia akademisi, indah sampai hati saya seperti sedang jatuh cinta. Dunia yang menjadi tempat saya menempa diri menerapkan paradigma hidup saya yang baru, Life is something big, even bigger. Tidak sia-sia saya menempelkan peta du...

Kamu Pergi, Aku Senang.

Image
Belakangan saya baru sadar bahwa ada satu hal yang telah hilang perlahan dari dalam diri saya.. yang dengannya dulu, saya terbiasa menjadi 'beda'. Sesuatu itu bukan harta, uang atau materi dan serupanyalah. Tetapi satu sisi emosi diri saya sendiri, yaitu: Sikap Kompetitif saya. Ya, saya akui saya telah mulai kehilangannya, tapi jujur harus saya akui juga bahwa saya suka, karena tak ada hal yang lebih tenang daripada menjalani hidup dengan selalu bersyukur, seperti nasihat seorang kawan:'rejeki tak akan tertukar' Dulu saya seperti selalu ingin menjadi manusia papan atas yang saya definisikan sebagai manusia yang dipandang hebat, cerdas dan mengundang decak kagum. Saya makin gila menggiatkan diri tenggelam dalam dunia saya sendiri dan tidak mengijinkan satu orangpun walau hanya satu langkah pun melebihi diri saya. Sebenarnya semua bukan terjadi dengan kebetulan, walau bukan termasuk kategori yang cerdas, saya ini alhamdulillah memiliki karakter tekun. Saya sanggup men...

Mengukir Kenangan

Image
Telah kita lewati masa disaat kita memulai perjuangan kita, lebih dari setahun yang lalu, tepatnya 4 Januari 2010 ketika untuk pertama kali kita dikumpulkan dan memulai langkah baru sebagai seorang mahasiswa dan untuk sesaat melepas atribut yang biasa kita sandang sebagai seorang pegawai. Dan kini, langkah-langkah itu makin berjalan jauh dan menjejak begitu dalam sehingga kita telah banyak belajar darinya, tanpa kita sadari kini kita telah menapak tahun terakhir keberadaan kita di kampus bumi Jurangmangu ini, kampus yang memberikan banyak pembelajaran nilai, wawasan dan keilmuan untuk dijadikan bekal kehidupan kedepan. Bagi siapapun yang meragukan bahwa masa-masa dikampus adalah masa yang ceritanya layak dikenang dan diabadikan, yang masih bertanya-tanya bahwa mahasiswa kantoran seperti kita bisa menikmati dunia yang penuh aksi ceria seperti mahasiswa reguler lazimnya, yang masih menyangsikan bahwa kita mampu menjadi pribadi-pribadi yang peduli dengan lingkungan sekitar tempat kita...

Let's get started.

Image
The party and Award Ceremonies just don't get old.. itulah kata-kata Dominic Purcell waktu aktor pemeran Lincoln Burrows ini menjawab mengenai apa hal yang ia sukai.. Padahal umurnya sudah hampir 40 tahun tapi tetap saja masih menyukai dunia yang biasanya menjadi bagian hidup kaum muda. have we ever felt old to do many things crazy? yang akhir nya membuat orang akan berpikir:'wahh sudah tua juga masih suka acara-acara gituan???'. Saya pernah. dan akhirnya saya merasa hidup ini sangat serius dan begitu begitu saja. Saat banyak orang bisa menikmati hidup mereka, saya justru merasa dikurung oleh diri dan pikiran saya sendiri, berdiri diam begitu saja diantara rasa malu, segan, dan semacam perasaan tidak pantas seperti itulah. Parah. :D Sebetulnya saya belum tua-tua amat kok, baru 23 tahun, walau banyak orang tidak pernah percaya, maklum saja, i am just looked older than i should. Tapi memang saya kini sedang ada didunia kampus yang diisi oleh mahasiswa-mahasiswa dibawah ...

Bukan Ayam Biasa

Image
Pernah melihara ayam? pernah memperhatikan perilaku induk ayam terhadap anak-anak nya? Dulu saat masih SMP saya memelihara banyak ayam, setiap sore digiring masuk kandang, kalo siang saya sering diam-diam mengambil segelas dua beras dari dapur untuk ditaburkan ke halaman belakang lalu memanggil ayam-ayam peliharaan:'kurr... kurrr...' Hal yang paling saya senangi adalah kalau ayam saya bertelur, senangnya bukan main, apalagi kalau telurnya banyak, saking senangnya bahkan menjurus ke pelit, sangat tidak rela kalau kakak saya mengambil telurnya untuk digoreng atau buat bikin kue lebaran. Ketika telur-telur itu menetas dan menjadi segerombolan anak ayam yang lucu dan mungil maka mata saya selalu awas setiap harinya memperhatikan jumlah dan tumbuh kembang mereka, saya hapal betul corak warna dan perubahan pertumbuhannya, kalau saat sore mau masuk kekandang jumlah nya kurang, maka saya akan cari dan biasanya ketahuan bahwa sudah dimangsa tikus di kebun belakang, dimakan kucing l...

SABUMI, We Call It Us.

Image
Pada masanya dulu, ada 101 orang yang memiliki pilihan yang sama, kemudian secara perlahan menjadi semakin berkurang menjadi 64, menyusut lagi menjadi 54 hingga akhirnya tercapai satu komitmen berakhir dengan jumlah 44 yang menyatakan siap meneruskan pilihan... Pilihan yang di nyatakan dalam suatu sore tepatnya pada 6 Desember 2010, dengan taman CD Kampus STAN Jurangmangu menjadi saksi bisu yang mendengar gema lantang pengikraran komitmen yang diucapkan. 44 orang itu tadi dengan penuh semangat menjalani hari-hari penuh tempaan yang menjadikan mereka makin kian akrab satu sama lain. Dan dari situ banyak pula bermunculan cerita yang akan menjadi kenangan, walau dalam perjalanan di hari-hari yang mereka tempuh ada yang berbelok arah, bukan karena kehilangan kompas namun karena merasa ada jalan lain yang dapat ditempuh untuk akhirnya saling berjumpa kembali dibawah langit yang sama diatas bumi yang satu. Pengantar diatas merupakan satu titik dalam kehidupan ku yang bisa aku kenang. Ad...