12.05.2010

Persinggungan Masa


Banyak sudah kisah yang tertinggal
Kau buat jadi satu kenangan
Seorang sahabat pergi tanpa tangis arungi mimpi
Selamat jalankawan cepatlah berlabuh
......

(Tipe X)

Pagi yang sarat cahaya, kemudian melahirkan perkenalan kita.
Aku tidak tahu siapa kau dan kau juga tidak kenal siapa aku.
Kita merasa asing, duduk diam masih malu-malu untuk menyapa.
Satu sama lain, lalu kita menikmati dunia yang rasanya baru.
Dunia yang mengakrabkan kita diantara buku, bangku dan tawa.

Seiring waktu, kemudian kita bercerita disela-sela sesepuh yang memberi petuah.
Diiring tawa, tapi aku merasa lega karena kita saling pasang telinga, lapang.
Diantara semua mata yang awas menatap kedepan, ada kita yang bahagia berbagi.
Diantara mereka yang sibuk menolong diri sendiri, ada kita yang tetap memberi.
Kita bukan malaikat, tapi juga bukan Iblis, kita masih punya masa depan.

Tertawa kita disaat kita masih bisa tertawa, tak apa, karena kita masih muda.
Walau kita tak pernah tahu usia, tapi yakin bahwa tetap ada jalan ke surga.
Dijalan itu ada tikungan, tanjakan, belokan, bebatuan tapi ada juga panorama.
Kemudian semua yang telah kita lewati itu membuat kita menyatu dalam persahabatan.
Lalu yang aku tahu, persahabatan itu umpama rokok yang dihisap dalam-dalam lalu dikeluarkan, mengikhlaskan.

Dalam diamku, aku hanya sanggup mengingat, jelas bayang-bayangmu kemarin.
Dalam diamku, aku hanya menyesali karena aku belum bisa menjadi pelangi.
Dalam diamku, aku hanya bisa terpaku, bingung lalu lidahku kelu, membatu.
Dalam diamku, aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan tersenyumlah.
Dan terbanglah ke langit yang tinggi menggapai pelangi yang lebih indah pasti.

Seorang kawan berkata, waktu adalah ibarat musuh karena ia akan memisahkan.
Tapi waktu jugalah yang mengubah acuh menjadi peduli,dan sungkan menjadi akrab.
Disuatu titik di persinggungan masa kita, ucapan sang kawan aku benarkan.
Waktulah yang memisahkan, apapun didunia ini, ada pertemuan dan perpisahan.
Dan ia menjadi saksi bisu atas segala kejadian, meninggalkan tanda dan kenangan.

Cermin di segala tempat sahabat terdekat tak pernah terlambat
Menampung setiap ungkapan, mendekap semua keluhan
Meraih suka, menangkap tawa, merebut duka
.....

(Iwan Fals)

Bila langkah terhenti, itu bukan berarti hidupmu sampai disini.
Menangislah.. Terssenyumlah.. Mawar pasti berduri, dan juga hidup ini..
Penuh kejutan yang tak pasti.. anggap ini sebagai pelajaran hati..
Yang bisa kuatkan diri. Jangan kau berhenti
...

(Andra & The Backbone)

P.S:
----
Pict taken from http://www.google.co.id/imglanding?q=struggle&hl=en&biw=1280&bih=582&gbv=2&tbs=isch:1&tbnid=SmHn2GiqktxWzM:&imgrefurl=http://thebeautifullstruggle.tumblr.com/&imgurl=http://static.tumblr.com/dweeekz/b5Ql5dmhg/tumblr_l53q5o45n81qajzsso1_500_large.jpg&zoom=1&w=500&h=375&iact=hc&ei=pending&oei=dhH7TKGGF8vxrQes09zbCA&esq=5&page=1&tbnh=139&tbnw=202&start=0&ndsp=19&ved=1t:429,r:3,s:0

4 komentar:

  • Isti says:
    6 December 2010 at 17:34

    semua lirik dari lagu yg kusuka..salam kenal :)

  • Erikson Bin Asli Aziz says:
    6 December 2010 at 21:41

    @isti: oya? salam kenal juga Isti, makasih da mampir.. ;))

  • Elsa says:
    8 December 2010 at 14:46

    assalamualaikum Son
    mampir nih setelah sekian lama
    sorry yaa... baru menjengukmu

  • Erikson Bin Asli Aziz says:
    31 December 2010 at 09:29

    @Elsa: waalaikumussalam.. maaf mbak, br sempat balas komen, gimana kabar Dijja mbak? ;;)

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.