3.26.2015

Dan Akhirnya Kita Bicara Tentang...

Jauh sebelum ini.
Saat kita kira hidup akan menjadi lebih sempurna.
Hari- hari yang kita jalani seakan menjadi penghibur.
Dan memberi harapan tentang esok yang lebih indah.
Kita terus bercerita tentang apapun.
Tentang banyak hal yang selalu kita utarakan dalam bahasa yang sama.
Bahasa cinta kita berdua.

Kita seperti menggengam dunia.
Sempurna dipayungi cita dalam cinta. Akhirnya kita mengerti.
Atas nama harapan, cita dan cinta kan selalu seiring.
Dan kita terus saja bicara tentang hari depan yang masih jauh.
Hari depan yang akan kita habiskan bersama.
Lengkap dengan bumbu cerita ideal yang kita pendam dalam doa dan asa.

Tapi harapan yang indah tidak selalu murah.
Selalu ada harga yang harus dibayar, dunia kita seakan buyar.
Hidup tidak selalu seindah rencana. Tak selalu semudah yang kita tata.
Kita akhirnya dipahamkan tentang kelemahan dan keterbatasan.
Dan dalam diam kita bicara dan mulai bertanya.
Ditengah ketidaksempurnaan ini. Masih mampukah kita menjaga cita?

Dulu, saat itu. Kita terbiasa dengan hal indah.
Bila kini kita tersentak realita, mungkin kita tengah diuji.
Yakini saja, bahwa ini caraNYA menguatkan jiwa, mengokohkan cinta.
Kita terpana oleh kejutan tentang hidup yang tidak terbayangkan.
Bahwa ada hak mutlakNYA dalam rencana kehidupan kita.
Yang dengan segala kerendahan diri harus kita terima.
Dengan tertatih, lalu kita bicara tentang menjadi saling menguatkan.

Kita teringat tentang nyawa yang tak sempat menyapa dunia.
Atau tentang manusia yang tertahan dititik yang sama.
Dan kita pun menemukan cinta yang memang tidak pernah hilang.
Ia hanya bersembunyi meminta untuk dicari.
Kutemukan cinta di wajah mungilmu yang kerap kupandangai saat pulas terlelap.
Seperti halnya kau yang tidak pernah kuragu walau barang sekedip mata.
Dan akhirnya kita bicara tentang cinta, kesabaran, dan kepasrahan.

3 komentar:

  • Ibnu Afif says:
    27 March 2015 at 02:19

    Assalamualaikum Bapak, terima kasih atas postingan2 blog nya yang sangat membantu dan menambah pengetahuan saya ini, terima kasih telah memberikan pencerahan tentang perjalanan karir lulusan d1 stan, saya sudah mendapatkan gambaran yang jelas, doakan saya dapat d3 khusus di tahun2 yg akan datang ya Pak, sukses untuk perjuangan d4 stan nya pak, terima kasih banyak

  • Erikson says:
    30 March 2015 at 15:05

    @Afif: Waalaikumsalam pak afif maaf br dibalas, aamiin semoga berhasl pak, jika minat saya bs bantu email soal2 d3 khusus untuk bahan belajar, sms aja ke 081511266289

  • Ibnu Afif says:
    31 March 2015 at 18:49

    @Pak Erik : Boleh Pak soal2 nya bisa dikirim di ibnuafif27@gmail.com, oh iya ngomong2 saya masih pendidikan di Balai Diklat Keuangan Palembang, jadi masih lama utk d3 khususnya Pak hehehe. Good Luck Pak di Purwokerto, saya pantengin terus deh blog ini^^

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.