8.24.2010

Bertahan Dan Berjalan


Jika aku bisa melesat masuk kedalam jiwa dan tubuh ku sendiri, rasanya aku ingin masuk mengarungi ke dalam belantara sel saraf otak dalam kepala ini, tujuannya simpel yaitu mengangkat slot yang berisi kenangan buruk yang kadang aku sesali bila teringat atau memangkas ingatan tentang suatu episode yang pernah aku jalani.

Tapi itu tidak bisa terjadi...

Mengutip dari tulisan seorang Dee, dalam karyanya Perahu Kertas, benar adanya bahwa kadang kita berputar-putar menjadi sesuatu yang bukan kita untuk akhirnya kemudian menjadi diri kita sendiri. Berputar-putar disitu bukanlah enak, dalam putaran itu kita bingung, limbung, linglung dan akhirnya diam mematung (halah bahasanya hahaha..). Banyak benturan yang dihadapi dalam masa pencarian itu, kadang aku merasa sudah menemukan namun seiring berjalan waktu, aku mulai sadar bahwa 'sesuatu itu' bukan hal yang sebetulnya aku cari, aku makin sadar bahwa aku berada ditempat yang aku tak seharusnya.

Aku memang bisa melihat bintang dengan siapapun dari segala arah, dan bintang itu adalah bintang yang sama walau aku melihat dari sudut yang bagaimanapun. Namun benarkah aku melihat bintang itu dengan orang yang tepat? Aku mulai berpikir bahwa tidak ada orang yang benar-benar jahat seperti iblis, atau sangat baik seperti malaikat. Tapi paling tidak aku mulai tahu bahwa ada orang-orang yang kepada mereka aku layak memberikan yang terbaik yang aku punya, sementara yang lain? mereka mungkin tidak jahat, namun aku tidak mau mencintai dan mendedikasikan hidupku untuk orang yang bukan haknya. Mati sia-sia, percuma. Terdengar sempit mungkin, tapi realistis. Bukan berarti ini tentang menjadi egois dalam kehidupan sosial, tapi ini tentang hal agar kapal terus berlayar dan bertahan sampai berlabuh di dermaga.

Kata seorang kawan:'tak perlu merasa bersalah atas hati-hati yang lain, bahkan kau hanya punya satu hati'. Well, aku mungkin tidak akan berubah namun bagaimana aku menempatkan orang-orang dalam prioritas di hati ini sudah seharusnya berubah karena mohon maaf aku hanya punya satu hati, tidak cukup kalau kuberikan ke semua orang. Selain karena memang aku bukan Malaikat apalagi Nabi. Menyesali yang telah lalu sudah tidak mungkin lagi, sudah tak ada gunanya lalu sebaiknya tertawakan saja.. kemudian berlari menyendiri untuk menemukan jalan pikiran yang baru.. kedepan nikmati saja hidup ini dan menjalani hal-hal yang makin mendekatkan diri pada cita-cita. Semacam Road Map yang bisa dijalani agar kedepan bisa lebih jelas apa yang sebaiknya dilakukan.

I know now what it is worth figthing, that is Family...

18 komentar:

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 14:48

    mengamankan pertamax =)) =))

  • Omiyan says:
    25 August 2010 at 15:48

    pencarian itu pastinya akan menemukan pelabuhannya

    salam

  • Elsa says:
    25 August 2010 at 16:22

    curaaaaaaaaaaang!!!
    pertamaxnya diambil duluan

  • BABY DIJA says:
    25 August 2010 at 16:24

    Om... kelihatannya cinta banget sama keluarga

    familyman ya?

  • Elsa says:
    25 August 2010 at 16:25

    setuju Son...
    karena ketika kita dalam keadaan titik paling terendah, hanya keluarga yang setia menemani,
    lainnya pasti udah kabur...

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 18:47

    @Omiyan: iya om someday bakal ketemu juga jalannya, mungkin om da pengalaman jadi bisa kasih suggestion supaya tetap berlayar, heheheh ;;)

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 18:49

    @DIJJA: ehh Dijja, liat Dijja komen, om jadi kangen ponakan di rumah.. Familyman tu artinya apa Dijja? om taunya Candyman, Dijja mau? heheheh....

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 18:52

    @Elsa: hahahaha... ada yg sewot, ya iyalahh diamanin, secara Premium harganya naek, jadinya pertamax bakal diburu wkwkkwkw... Iya gitu mbak, seperti yg mbak bilang, kalau lagi nadir, yang bakal datang duluan tanpa diminta adalah keluarga, walau memang ada orang lain yang secara sedarah bukan termasuk keluarga namun jika ia pun memperlakukan kita demikian maka jadinya keluarga, tapi 1000 banding 1 orang kayak gitu hehehe.. ;))

  • Anonymous says:
    25 August 2010 at 19:20

    mantra petramax gagal,,,,
    hehe

    ADI_oku

  • bocahcilik says:
    25 August 2010 at 19:22

    waw... What an astonishing pict you got there, dude!
    *wakakaka, muji diri sendiri.

    #omiyan : om, blogku error, bisa bantuin benerin nggak? Udah cek html-nya nggak ada yang salah lho padahal..

  • ®øввẙ ©ǻŧяőҳṩ says:
    25 August 2010 at 19:27

    semua akan silih berganti :-/ selalu berubah ubah :)) yang lama akan berlalu =)) kita siap sambut kedatangan yang lebih baik .. :D

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 20:03

    @ADI_OKU: wehhhh... mantranya masih g mempan dek, besok2, pakai yg lebih jitu :) anyway, ada blog g?

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 20:10

    @Bocah_Cilik: wow wow i am so sory, pal! one of my gratitudes should go to you for that stunning pict! well.. you may say that one is amazing, i do agree with that, but have you considered that it will not be that cool without the man-model within hahahhaha..

    Ok, here i officially declare that my gratitude goes to you for that photo.. it will not be that memorable without your good job..

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    25 August 2010 at 20:13

    @Robby: ribet banget nulis namanya, tp makasih banyak komentar dan kunjungannya ya :)

  • berkejaran says:
    26 August 2010 at 07:41

    HIHIHI
    langsung eksis
    koment punt langsung ramai
    hahahah :)

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    26 August 2010 at 09:45

    @GWN:nihh baru muncul.. :)) ya gitu lah bro.. semoga kedepan bisa tetap semangat.. btw, blog mu itu juga aku tunggu eksistensinya ya.. hehehe.. 8-}

  • bocahcilik™ says:
    28 August 2010 at 21:13

    whahaha, OK, we're completing each other on that photo!

  • Erikson Wijaya Bin Asli Aziz says:
    29 August 2010 at 08:30

    @Bocah: oh nope.... you are the greatest ones.. i was just like a stuntmant hehehe..

Post a Comment

Jangan ragu untuk komentar.. :) Dan untuk menjaga komentar spam, mohon isi dulu kode verifikasi nya.. Trims.